Tawarkan 2 Konsep Menu Resto dengan Sistim Whitelabel
Bernaung di bawah PT Berjaya Global, Franchise Steak asal Solo ini sangat gencar dalam pengembangan jaringan cabang. Hingga saat ini Steak Indonesia sudah memiliki 35 gerai yang tersebar di Palembang, Berau, Imogiri, Bukit Tinggi, Jepara, Lombok, Blitar, Semarang.
Steak Indonesia menawarkan bisnis franchise kuliner atau disebut juga dengan franchise steak. Terdapat dua jenis menu yang ditawarkan calon pebisnis, yaitu Reguler dan Korean Series.
Menu Reguler terdiri dari Chicken Sauce Steak, Mushroom Steak, Brown Sauce Steak Crispy, Black Pepper Chicken Steak, dan Mozzarella Steak. Sementara itu, menu Korean Series terdiri dari Yangnyeom Chicken Hot Rice, Chicken Hot Rice Black Pepper, Gochujang Chicken Hot Rice, Chicken Hot Rice Barbeque Spicy, Chicken Grill, dan Beef Grill.
Steak Indonesia menawarkan paket waralaba senilai Rp 175 juta. Dari investasi tersebut, mitra akan mendapatkan Include seluruh peralatan seperti kitchen,customer,kasir, dan bahan baku senilai Rp 15 juta. Selain itu pusat juga membebankan ke mitra biaya marketing serta grand opening sebesar Rp5 juta.
Haris Tri Aprianto, Project Director Steak Indonesia mengatakan untuk menjadi mitra di Steak Indonesia mitra wajib memiliki modal yang mencukupi, Memiliki lokasi yang strategis, dan ikut andil dalam bisnis di 2 bulan awal.
Adapun keunggulan yang dimiliki Steak Indonesia adalah sistem kerjasama Steak Indonesia adalah Waralaba whitelabel, kemudian mitra akan dibuatkan konsep 1 resto steak dengan standar steak ternama..
“Mitra bisa memilih nama merek resto nya dan bisa leluasa mengembangkan usaha restaurant nya, tanpa embel-embel aturan ketat oleh franchisor. Dan juga merek mitra tersebut nantinya akan bisa di franchise-kan Kembali, lalu resep kami ajarkan semua,” paparnya.
Steak Indonesia dalam menghadapi pandemi 2 tahun terakhir denganmengembangkan pasar yang ada yakni dengan membuat delivery mandiri lalu membuat steak frozen, serta memaksimalkan layanan delivery online.
“Kami melakukan penetrasi pasar yang baru dengan membuat cloud kitchen dengan fokus delivery order di lokasi padat penduduk,” jelasnya.
Haris menegaskan di semester kedua tahun ini, ia menargetkan 10 mitra, hal ini dilakukan agar memperkuat brand Steak Indonesia, selain itu menu kuliner ini sangat di sukai di berbagai kalangan masyarakat Indonesia, selain itu peluang-nya terbuka lebar dan minim resiko.
Sejauh ini Steak Indonesia berpromosi di media sosial seperti Facebook Ads, dan Instagram Ads. Hal ini dilakukan karena masyarakat Indonesia banyak yang menggunakan media sosial, sehingga iklan di sosmed memberikan dampak yang signifikan.
Haris memastikan agar treatment terhadap mitra agar tetap loyal adalah dengan memastikan investor tetap profit, Komunikasi yang fast response dengan mitra, serta selalu update bisnis sistem, resep dan varian menu
“Kami tidak ada renewal contract, tapi 100% mitra kami masih berkomunikasi dengan baik dan saling support,” tutupnya.


