Tawaran Kemitraan Bisnis Bakso Masih Menggelinding
Heri pertama kali mendirikan bisnis baksonya ini pada 2010 lalu di Yogyakarta. Kemudian di tahun 2016, Bakso Kampungqu miliknya mulai mengembangkan sayap dengan menawarkan peluang kemitraan.
Untuk bisa menjadi mitra, modal yang harus disiapkan sebesar Rp43 juta. Fasilitas yang didapatkan mitra adalah resep asli Bakso Kampungqu, konsep usaha, peralatan masak memasak, pendamping usaha dan bahan-bahan masak saat praktek.
Menariknya, Heri membebaskan mitranya untuk menggunakan nama brand sendiri, sehingga bisa dipakai seumur hidup.
“Jadi ada dua tipe, mitra bisa pakai brand Bakso Kampungqu dan tidak pakai brand Bakso Kampungqu. Saat ini yang available yang bisa pakai brand sendiri. Resep asli saya sendiri yang ajarkan,” kata Heri dalam pesan singkatnya pada wartawan Franchiseglobal.com, Rabu (12/12/2018).
Saat ini, kata Heri, total mitra secara keseluruhan ada 60. Dimana 40 diantaranya menggunakan nama brand sendiri. Sementara 20 mitra sisanya menggunakan nama brand Bakso Kampungqu.
“Saat ini yang menggunakan brand Bakso Kampungqu masih waiting list. Kemungkinan kita buka lagi di tahun 2019. Kalau Desember ini kita sudah close,” katanya.
Adapun pilihan menu yang tersedia di gerai Bakso KampungQu diantaranya ada bakso cabe uleg, bakso mozarella, mie ayam panggang dan es teller. Harga jualnya mulai dari Rp 12.000 sampai Rp 18.000 per porsi. [ded]

