Starbucks Dukung Pemulihan Sekolah Terdampak Banjir Besar di Bali
Alvin Ardian Pratama | 20-11-2025 10:28 WIB 175 readers
INFO OPPORTUNITY.ID-Starbucks kembali menunjukkan komitmennya terhadap pemberdayaan komunitas melalui aksi nyata membantu pemulihan sarana pendidikan yang rusak akibat banjir besar di Bali. Bencana yang melanda wilayah Badung, Denpasar, dan Gianyar pada September 2025 tersebut menimbulkan korban jiwa, mengungsinya ribuan warga, serta kerusakan ratusan fasilitas publik, termasuk sekolah.
Sebagai bentuk kepedulian, The Starbucks Foundation menyalurkan donasi sebesar US$10.000 (sekitar Rp160 juta) melalui Save the Children untuk membantu renovasi dua sekolah yang terdampak paling serius: SDN 12 Dauh Puri dan SMKS Rekayasa Denpasar.
Aksi Cepat Para Partners Starbucks di Lapangan
Di tengah situasi darurat, para partners (karyawan) Starbucks di Denpasar bergerak cepat turun ke lokasi bencana. Mereka membantu membersihkan area, mendukung proses pemulihan lingkungan, hingga menyajikan secangkir kopi hangat bagi warga terdampak sebagai bentuk dukungan moral.
Dalam program pemulihan sekolah, relawan Starbucks akan berkolaborasi bersama Save the Children untuk melakukan berbagai kegiatan, seperti:
-
Menata ulang perpustakaan sekolah
-
Menggantikan buku-buku pelajaran yang rusak
-
Memperbaiki fasilitas sekolah
-
Menguatkan sistem peringatan dini dan kesiapsiagaan bencana
Kerusakan Serius pada Dua Sekolah
SDN 12 Dauh Puri mengalami kerusakan pada banyak bahan perpustakaan, membuat siswa kehilangan buku pelajaran penting.
Sementara SMKS Rekayasa Denpasar menghadapi kerusakan fisik berupa genangan luas yang merusak pagar pembatas serta beberapa area sekolah lainnya.
Langkah pemulihan ini diharapkan dapat membantu sekolah-sekolah tersebut kembali beroperasi dengan aman dan nyaman.
Komitmen Starbucks untuk Komunitas
Anthony Mc Evoy, Direktur PT Sari Coffee Indonesia, menyatakan bahwa aksi cepat Starbucks merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk hadir bagi masyarakat yang membutuhkan. “Partners kami bergerak cepat membantu masyarakat terdampak banjir, mulai dari membersihkan area hingga memberikan kenyamanan lewat secangkir kopi hangat. Ini adalah wujud komitmen kami dari sebiji kopi hingga berdampak bagi komunitas,” ujarnya.
Kelly Goodejohn, Chief Social Impact Officer Starbucks dan Direktur Eksekutif The Starbucks Foundation, turut menegaskan kepedulian perusahaan terhadap dampak bencana di Bali.
“Kami ingin memberikan dampak berarti bagi komunitas dan hadir bagi mereka yang paling membutuhkan. Hati kami bersama semua yang terdampak banjir,” katanya.
Bantuan Berkelanjutan dari Starbucks
Selain dukungan pemulihan sekolah di Bali, Starbucks bersama The Starbucks Foundation terus menjalankan berbagai program kemanusiaan di Indonesia. Pada 2024, perusahaan bahkan berkontribusi sebesar Rp5 miliar untuk menyediakan lebih dari 100.000 paket makanan bagi masyarakat di Gaza.
Melalui aksi-aksi sosialnya, Starbucks menegaskan peran aktifnya sebagai perusahaan yang tidak hanya fokus pada bisnis, tetapi juga berkomitmen untuk memberikan dampak positif bagi komunitas, terutama di masa-masa sulit.


