Siap Di Waralabakan! Cicipi Lezatnya Peluang Bisnis Roast Chicken Ala Chicken Run
Peluang usaha bisnis kuliner selalu menjadi primadonanya bisnis di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan segudangnya hadir merek bisnis kuliner di Indonesia. Apalagi jika menu yang disajikan itu menggunakan bahan dasar ayam sebagai sajian utamanya. Pundi-pundi keuntungan pun acapkali datang dari peluang usaha kuliner segmentasi ini.
Belakangan ini ada sebuah brand bisnis kuliner sajian ayam yang memadukan antara cita rasa khas negara Belgia dan Indonesia. Brand tersebut ialah Chicken Run. Ya, brand yang sudah berdiri sejak lima tahun yang lalu ini siap memberikan sebuah peluang usaha menggiurkan bagi para calon franchisee nya. Pasalnya, bisnis kuliner ayam roaster ini siap di waralabakan pada 2018 nanti.
Hal ini diungkapkan oleh salah seorang Owner dari Chicken Run, Zaid kepada Franchiseglobal.com. Menurutnya, Chicken Run siap memberikan sebuah peluang bisnis kepada para franchisee yang akan dimulai pada 2018. “Saat ini kami sudah mempunyai 12 outlet milik sendiri yang sudah tersebar di Bali, Jakarta, Bandung, Surabaya, Malang dan lainnya. Dan kebetulan agenda kita di tahun depan itu akan mewaralabakan merek Chicken Run ini,” katanya.

Zaid menuturkan bahwa diawal berdirinya Chicken Run, bisnis kuliner ini fokus untuk menyebarkan cita rasanya di pulau dewata Bali. “Kebetulan salah satu pasangan dari Owner Chicken Run ini berkebangsaan Belgia. Lantas di localize lah sehingga ada campuran rasa pedas, garam ditambah serbuk bunga kamboja,” terangnya.
Untuk sajian menunya, tambah Zaid, Chicken Run memang menyajikan 50-60% roaster chicken. Namun, katanya, roaster chicken milik Chicken Run dipadukan dengan sejumlah saus dengan varian yang berbeda seperti Black Pepper, Extra Spicy, Berbeque, Plum Sauce dan lainnya. “Keunikan dari sajian chicken roaster ini ialah pada lamanya teknik pengolahan. Prosesnya sendiri memakan waktu hingga 4 jam di oven. Dan ketika matang, maka maksimal hanya 3 jam untuk mendapatkan cita rasa terbaiknya. Lebih dari tiga jam maka ayam akan terasa kering,” ucapnya.
Terkait peluang bisnis waralaba yang akan dilakukan pada 2018 nanti, maka Chicken Run menyasar calon franchisee di level menengah dengan segmentasi pebisnis pemula seperti para pensiunan pegawai negeri atau BUMN. “Untuk nilai investasinya kami memang belum menentukan. Namun, perkiraan untuk nilainya di angka 75 hingga 150 juta rupiah,” terang Zaid.
Zaid menambahkan bahwa konsep bisnis Chicken Run yang akan di waralabakan nanti berkonsep Container Concept yang mengedepankan konsep ekspress food dan higienitas yang selalu terjaga. “Karena jenis bisnis ini bukanlah junk food. Tapi lebih ke Quick food atau ekspress food,” ujarnya.
Diketahui bahwa Chicken Run ini dimiliki oleh tiga orang pendiri. Selain Zaid ada seorang Owner yang bernama Jayanti dan juga Rifat Sungkar. Nama yang terakhir disebut mungkin sudah taka sing lagi di telinga pecinta otomotif. Pasalnya, Rifat Sungkar adalah salah satu pembalap nasional yang namanya sudah melambung tinggi.
Bagi anda yang memiliki passion kuat berbisnis di bidang chicken roaster ini ada baiknya anda melabuhkan haluan bisnisnya ke Chicken Run.


