Sharp Indonesia Catat Rekor Penjualan Rp11,9 Triliun di 2025, Tumbuh 102 Persen

INFO OPPORTUNITY.ID-PT Sharp Electronics Indonesia menorehkan kinerja gemilang sepanjang Januari hingga Desember 2025 dengan mencatatkan penjualan domestik sebesar Rp11,9 triliun, atau tumbuh 102 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian ini menjadi rekor penjualan tertinggi sepanjang sejarah operasional Sharp di Indonesia.

Pertumbuhan signifikan tersebut didorong performa kuat dari sejumlah kategori produk utama, meliputi AC, lemari es, mesin cuci, televisi, produk audiovisual, hingga small home appliances. Dari sisi pangsa pasar, Sharp menunjukkan dominasi di berbagai segmen: lemari es 33,2%, mesin cuci 26,1%, AC 21,2%, serta audio video 13,6%.

“Pencapaian di tahun 2025 menjadi bukti kepercayaan konsumen terhadap Sharp. Di tengah tantangan ekonomi dan persaingan industri yang semakin ketat, kami bersyukur dapat mencatat pertumbuhan positif dan memperkuat posisi Sharp di pasar elektronik nasional,” ujar Andry Adi Utomo, National Sales Senior General Manager PT Sharp Electronics Indonesia.

IBOS Expo 2026

Tiga Strategi Kunci Pertumbuhan

Andry menjelaskan, keberhasilan Sharp tidak lepas dari tiga strategi utama yang dijalankan sepanjang 2025.

Pertama, inovasi produk. Sharp menghadirkan beragam produk baru, seperti smartphone Aquos Sense 10 dan Aquos R10, TV layar besar dengan kandungan TKDN, AC dengan fitur LED temperature display, serta lini produk rumah tangga terbaru yang mendukung gaya hidup praktis dan berkelanjutan. Inovasi ini menegaskan komitmen Sharp menghadirkan solusi elektronik yang relevan bagi sektor residensial, properti, dan keluarga urban.

Kedua, penguatan strategi pemasaran melalui pendekatan 360-degree marketing. Strategi ini mengintegrasikan aktivitas digital, public relations (PR), brand activation, ATL (Above the Line), serta program penjualan di tingkat dealer, sub-dealer, dan e-commerce.

IBOS Expo 2026

Menurut Andry, fokus Sharp kini mulai bergeser ke penguatan jaringan sub-dealer. “Di Indonesia ada sekitar 10 ribu sub-dealer. Saat ini kami baru menjangkau sekitar 2 ribu. Untuk sub-dealer, kami siapkan berbagai program seperti store promo, display contest, hingga pemberian insentif,” jelasnya.

Ketiga, kolaborasi dengan Sanrio melalui kampanye “Hello Comfort, where technology meets comfort.” Kolaborasi ini menjadi strategi penting untuk memperluas jangkauan merek sekaligus membangun kedekatan emosional dengan konsumen, khususnya keluarga muda dan generasi konsumen baru, melalui berbagai aktivasi di kota-kota besar. Kampanye tersebut menekankan bahwa kenyamanan merupakan bagian dari gaya hidup modern yang didukung teknologi.

“Ke depan, Sharp tidak hanya fokus pada penjualan, tetapi juga pada bagaimana kami membangun pengalaman dan hubungan jangka panjang dengan konsumen melalui inovasi, layanan, dan komunikasi yang relevan,” lanjut Andry.

IBOS Expo 2026

Strategi 2026: Ramah Lingkungan hingga Affiliate Marketing

Memasuki 2026, Sharp menyiapkan strategi pertumbuhan yang lebih terarah, antara lain memperkuat pasar domestik, menghadirkan inovasi produk ramah lingkungan, serta memperluas aktivitas branding dan sales activation yang semakin dekat dengan konsumen. Penguatan jaringan sub-dealer tetap menjadi salah satu fokus utama.

Selain itu, Sharp juga mulai mengoptimalkan affiliate marketing. Strategi ini sebenarnya telah dijalankan pada 2025, namun belum maksimal. Ke depan, Sharp akan lebih selektif dalam menggandeng nano influencer dengan tingkat engagement tinggi dibandingkan KOL dengan jumlah pengikut besar tetapi interaksi rendah.

“Kami sedang mematangkan skema kolaborasi dengan para affiliator serta mencari KOL yang tepat untuk menjadi affiliator brand kami,” ungkap Andry.

IBOS Expo 2026

Ekspansi Ekspor dan Investasi Pabrik Baru

Sejalan dengan penguatan pasar domestik, Sharp juga memperluas jangkauan bisnis ke pasar internasional dengan membuka peluang ekspor baru untuk produk AC buatan Indonesia ke Vietnam, dengan target kontribusi sekitar 10 persen pada Januari 2026. Langkah ini menegaskan posisi Indonesia sebagai basis produksi strategis Sharp di kawasan ASEAN.

Selain itu, perusahaan juga tengah membangun pabrik baru sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan kapasitas produksi dan daya saing regional.

“Dengan fondasi yang kuat di 2025, kami optimistis 2026 akan menjadi tahun pertumbuhan yang lebih kuat bagi Sharp Indonesia, baik dari sisi inovasi, penetrasi pasar, maupun kontribusi terhadap industri elektronik nasional,” tutup Andry.

IBOS Expo 2026
Video Pilihan dari INFOBRAND TV
DISCLAIMER
Media INFO OPPORTUNITY tidak bertanggungjawab atas segala bentuk transaksi yang terjalin antara pembaca, pengiklan, dan perusahaan yang tertuang dalam website ini. Kami sarankan untuk bertanya atau konsultasi kepada para ahli sebelum memutuskan untuk melakukan Kerjasama bisnis.

Member of:

Supported By: