Semakin Ekspansif dengan Penambahan Gerai dan Strategi Gaet Customer

Pembatasan aktivitas sosial masyarakat selama Pandemi Covid-19 di seluruh dunia, telah membawa dampak cukup signifikan terhadap penurunan aktivitas bisnis dan perekonomian di hampir semua lini usaha.

Untuk usaha yang paling tidak terkena dampak adalah sektor bisnis ritel. Salah satu fenomena menarik justru di saat aktivitas ekonomi shut down akibat Pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, bisnis minimarket dan supermarket mandiri skala lokal tumbuh pesat dan menjamur di berbagai kota dan kabupaten di seluruh Indonesia.

Selain lokasinya yang dekat dengan masyarakat, minimarket biasanya lebih cepat adaptif, bisa menyesuaikan dengan keadaan.

IBOS Expo 2026

Salah satunya adalah minimarket yang tak terkena imbas saat pandemi 2 tahun terakhir adalah Alfamart. Tiap tahun pertumbuhan gerainya pun mengalami pertumbuhan yang signifikan, hal ini ditandai dengan jumlah gerai per-tahunnya yang terus bertambah.

"Pembukaan gerai baru yang berasal dari usulan lokasi calon franchisee Alfamart. Besar investasi untuk gerai baru bervariasi sekitar Rp 500 juta," kata Franchise Business Development Manager Alfamart, Muhammad Andriansyah.

Dengan investasi tersebut franchisee bisa memiliki gerai yang memiliki 45 rak penjualan, 4.500 produk yang dijual dan area penjualan seluas 100 meter persegi.

IBOS Expo 2026

Adapun, sampai dengan September 2021, Alfamart telah memiliki sebanyak 16.000 gerai Alfamart yang sudah tersebar dan beroperasi di berbagai wilayah di Indonesia.

Dia mengatakan, sampai dengan saat ini, Alfamart telah membuka sekitar 700 gerai barunya yang berfokus di area luar pulau Jawa yakni Indonesia bagian Timur, seperti Flores dan Papua Barat. Untuk itu, ia pun optimistis prospek bisnis tersebut masih akan menjanjikan ke depannya, sebab meski adanya pandemi Covid-19, perkembangan bisnis Alfamart masih on track.

“Kemudian kami juga menyempurnakan aplikasi Alfagift untuk memudahkan konsumen dalam mendapatkan informasi promo, membership dan layanan antar barang belanja langsung ke rumah,” ungkapnya.

IBOS Expo 2026

Alfamart menargetkan bakal menambah gerai offline di kisaran 800-1.000 gerai pada tahun 2022. Tercatat, hingga kuartal I-2022, Alfamart sudah membuka sebanyak 317 gerai baru di pulau Jawa.

Video Pilihan dari INFOBRAND TV

Request Information

To learn more about Alfamart, request information today!

DISCLAIMER
Media INFO OPPORTUNITY tidak bertanggungjawab atas segala bentuk transaksi yang terjalin antara pembaca, pengiklan, dan perusahaan yang tertuang dalam website ini. Kami sarankan untuk bertanya atau konsultasi kepada para ahli sebelum memutuskan untuk melakukan Kerjasama bisnis.

Member of:

Supported By: