Ramai Cloud Kitchen Saat Endemi, Baba Rafi Group Luncurkan Babaiola Kitchen
Dalam masa pandemi lalu Tren cloud kitchen sempat meningkat, ketika status pandemi berubah menjadi endemi.
Tadinya istilah cloud kitchen hanya berupa dapur virtual yang berisi beberapa bisnis makanan dan hanya melayani penjualan online atau berbasis pengiriman, kini berkembang menjadi hybrid kitchen.
Hybrid, konsep ini adalah perpaduan cloud kitchen dan restoran dine-in dalam satu tempat.
Tren hybrid kitchen ini juga mulai dilirik oleh Baba Rafi Group, salah satu pelopor bisnis waralaba kebab lokal, yang baru saja meresmikan Babaiola Kitchen, Surabaya, Jawa Timur, Minggu 26 Juni 2022.
Baba Rafi Group menyulap eks kantor pusat Baba Rafi menjadi hybrid kitchen yang berisi brand-brand unggulannya, seperti Kebab Turki Baba Rafi, Ngikan, Nyayap, Sempatin, dan Menantea.
Tak tanggung-tanggung, komika Babe Cabiita yang juga merupakan owner Sempatin, turut hadir langsung untuk ikut melayani para pengunjung.
Selain melayani pembelian secara online, Babaiola Kitchen juga melayani pembelian secara dine-in atau langsung di outlet. Desain interior ruangan dibuat kekinian agar menarik dan nyaman bagi para pengunjung.
Dukungan lokasi yang strategis di area kampus-kampus dipercaya Hendy Setiono, CEO BRE Corp, menjadi keuntungan lebih bagi bisnis hybrid kitchen barunya tersebut.
Hendy Setiono juga berharap dapat membuka cabang-cabang lain Babaiola Kitchen di kota lain. “Babaiola Kitchen bisa menjadi konsep alternatif bagi orang yang ingin membuka outlet kuliner.
"Yang dulunya orang punya satu ruko hanya bisa membuka satu resto atau satu outlet saja, sekarang bisa punya beberapa outlet brand-brand dari Baba Rafi Group dalam satu tempat" lanjutnya.
"Dengan begitu, pemilik outlet bisa memaksimalkan operasional dan menambah pemasukan dengan memiliki beberapa outlet di satu tempat yang sama,” kata Hendy Setiono menjelaskan bisnis barunya tersebut.


