Program Enduro, Kolaborasi Industri–SMK yang Melahirkan Wirausaha Muda

INFO OPPORTUNITY.ID-Program kelas Enduro di SMK Harapan Mulya, Kendal sejatinya bukanlah inisiatif baru. Cikal bakalnya telah dirintis sejak 2019–2020. Namun, rencana peluncuran resmi harus tertunda akibat pandemi Covid-19 yang melanda secara global.

Momentum kebangkitan program ini terjadi setelah Rikha Imaniarti menjabat sebagai Kepala SMK Harapan Mulya pada 2021. Ia kemudian menjalin kembali komunikasi dengan Pertamina Lubricants untuk mengaktifkan ulang kolaborasi tersebut. Respons positif pun datang dari Pertamina. Setelah melalui penyesuaian konsep dan formula, program Enduro kembali dijalankan pada periode 2021–2022, lalu berjalan optimal dan intensif sejak 2023 pascapandemi.

“Pendampingan dari Pertamina Lubricants sangat menyeluruh, mulai dari pelatihan guru dan siswa, hingga penguatan identitas bengkel,” ujar Rikha.

IBOS Expo 2026

Kerja sama tersebut mencakup branding bengkel, penyediaan toolkit profesional, serta wearpack resmi. Menurut Rikha, kelengkapan ini berperan besar dalam membangun kepercayaan publik terhadap kemampuan siswa. Dengan identitas bengkel Enduro yang kuat, masyarakat merasa lebih yakin untuk mempercayakan kendaraan mereka kepada bengkel sekolah.

Tak hanya siswa yang mendapatkan pembekalan, para guru pun mengikuti program Teacher-preneur agar metode pengajaran selaras dengan standar industri. Sementara itu, siswa memperoleh pelatihan langsung dari tim Pertamina yang telah berpengalaman di bidangnya.

Program Enduro di SMK Harapan Mulya telah terintegrasi dalam kurikulum sekolah dan menjadi bagian dari Teaching Factory yang wajib dimiliki SMK. Fokus utama program ini adalah Jurusan Teknik Sepeda Motor, dengan proses seleksi siswa dimulai sejak kelas X semester dua. Saat ini, sebanyak 108 siswa dari berbagai jenjang aktif terlibat dalam program tersebut.

IBOS Expo 2026

Sebagai bengkel yang juga melayani masyarakat umum, Bengkel Enduro SMK Harapan Mulya dirancang dengan akses terpisah dari area sekolah. Hal ini dilakukan agar masyarakat lebih nyaman berkunjung. Di bengkel ini, siswa tidak hanya diasah keterampilan teknis, tetapi juga dibekali soft skill seperti pelayanan pelanggan, penanganan keluhan, hingga pengelolaan keuangan.

“Tujuan akhirnya adalah menanamkan jiwa kewirausahaan sesuai visi BWM, yakni Bekerja, Wirausaha, dan Melanjutkan pendidikan,” jelas Rikha.

Meski tidak berorientasi pada keuntungan, pengelolaan bengkel dilakukan secara mandiri tanpa membebani keuangan sekolah. Hingga kini, Pertamina Lubricants masih aktif memberikan pendampingan dan dukungan konsultatif jika diperlukan.

IBOS Expo 2026

Dampak program Enduro pun terasa signifikan. Sejumlah alumni telah mampu membuka bengkel sendiri, bahkan ada yang mencatat omzet hingga Rp30 juta per bulan. Selain itu, kepercayaan masyarakat terhadap SMK Harapan Mulya meningkat tajam, tercermin dari jumlah siswa yang kini mencapai 1.625 orang.

Rikha berharap kolaborasi ini terus berlanjut. “Kami ingin teknologi di sekolah selalu sejajar dengan industri. Harapannya, semakin banyak siswa yang berani berwirausaha sehingga tercipta ekosistem yang saling menguatkan antara alumni dan adik kelas,” ujarnya.

SMK Negeri 3 Salatiga: Enduro sebagai Solusi Kewirausahaan Lulusan

Program Enduro di SMK Negeri 3 Salatiga mulai dijalankan pada 2023 dengan melibatkan 12 siswa pilihan. Awalnya, para siswa ini dipersiapkan khusus untuk mengikuti ajang Enduro Skill Contest Region 4.

IBOS Expo 2026

“Hasilnya sangat membanggakan. Pada kompetisi di Cilacap, siswa kami meraih tiga gelar juara dan melaju ke tingkat nasional. Dari sanalah program Enduro mulai dikembangkan secara bertahap,” ungkap Kepala SMK Negeri 3 Salatiga, Dyah Sulistyorini, S.Pd., M.Pd.

Pada tahap awal, sekolah belum memiliki bengkel khusus Enduro. Kegiatan pembelajaran dilakukan melalui layanan servis kunjungan ke instansi dan pusat keramaian sebagai media praktik siswa. Tanpa disadari, 12 siswa tersebut kemudian menjadi tim unggulan dan ikon sekolah.

Sebagai syarat kerja sama, Pertamina Lubricants mengharuskan adanya bengkel yang mudah diakses publik. Karena keterbatasan lahan, sekolah memanfaatkan gudang sebagai lokasi bengkel. Kesempatan semakin terbuka ketika sekolah menerima penghargaan senilai Rp45 juta dari Pertamina pada sebuah acara awarding di Jakarta. Dana tersebut digunakan untuk renovasi bengkel, pengadaan peralatan, serta modal operasional awal.

IBOS Expo 2026

Bengkel yang diberi nama Snetsa Motor Salatiga ini mulai beroperasi pada 2024 dan melayani masyarakat umum sekaligus menjadi sarana praktik Enduro.

Seleksi siswa dilakukan sejak kelas X semester genap, dan program intensif dimulai di kelas XI. Setiap tahun, peminat program ini mencapai lebih dari 70 siswa, namun hanya sekitar separuh yang lolos. Saat ini, jumlah siswa Enduro kelas XI dan XII mencapai 63 orang.

Pembelajaran difokuskan pada kewirausahaan berbasis praktik langsung. Siswa dibagi dalam kelompok dan mendapatkan giliran layanan selama satu minggu penuh. Mereka terjun langsung mencari konsumen, melakukan pemasaran, melayani pelanggan, hingga mengelola keuangan bengkel.

IBOS Expo 2026

Layanan bengkel beroperasi setiap hari. Tantangan terbesar di awal adalah membangun kepercayaan masyarakat. Bahkan, pada fase awal, pembayaran servis sempat dilakukan dengan sistem barter sampah plastik. Seiring waktu, kepercayaan meningkat dan sistem tarif pun diterapkan, meski masih lebih terjangkau dibanding bengkel umum.

Dari sisi omzet, layanan servis mencatat Rp22,5 juta pada 2023, meningkat menjadi Rp72,8 juta di 2024, dan hingga November 2025 telah mencapai Rp165 juta.

Generasi pertama lulusan program Enduro SMK Negeri 3 Salatiga telah terserap dunia kerja. Dari 12 lulusan, dua orang membuka bengkel sendiri, tiga bekerja di bengkel, dan tujuh lainnya berkarier di industri otomotif, termasuk di luar negeri.

IBOS Expo 2026

Dari Alumni SMK ke Pemilik Bengkel Enduro

Kisah sukses juga datang dari Indra Gunawan, lulusan SMK Bina Insan Kamil, Bekasi angkatan 2017. Setahun setelah lulus, ia mengikuti Enduro Student Program (ESP) yang digelar Pertamina Lubricants. Setelah 40 hari pelatihan, Indra mendapat dukungan melalui Enduro Entrepreneurship Program (EEP) dan membuka bengkel Abang Motor Enduro pada Januari 2019.

Pertamina memberikan dukungan awal berupa peralatan bengkel, branding, wearpack, produk pelumas, hingga perlengkapan administrasi. Selama tiga tahun pendampingan, Indra dibekali pelatihan manajemen bengkel, pembukuan, layanan pelanggan, pemasaran digital, hingga pengelolaan limbah.

Kini, bengkel Abang Motor Enduro telah mandiri dan dikelola oleh empat orang, termasuk mekanik bersertifikat dan tenaga bubut. Bengkel ini mampu menangani berbagai jenis dan merek sepeda motor, mulai dari karburator hingga injeksi, serta menawarkan layanan check-up, modifikasi, dan bubut.

IBOS Expo 2026

Setiap hari, bengkel ini melayani 5–10 motor dengan konsumsi 60–85 botol oli Enduro per bulan. Ke depan, Indra berencana memisahkan area bengkel umum dan bengkel bubut untuk memperkuat identitas usaha dan efisiensi manajemen.

Kiprah Pertamina yang pada 10 Desember 2025 genap berusia 68 tahun tidak hanya berkontribusi pada ketahanan energi nasional, tetapi juga berperan aktif dalam pemberdayaan UMKM. Melalui empat program utama—Enduro Entrepreneurship, Rumah BUMN, Pertamina UMK Academy, dan Pertamina SMExpo—lebih dari 31 ribu UMKM telah dibina untuk naik kelas, termasuk 21.344 pelaku usaha yang mendapatkan pendampingan intensif di Rumah BUMN.

Video Pilihan dari INFOBRAND TV
DISCLAIMER
Media INFO OPPORTUNITY tidak bertanggungjawab atas segala bentuk transaksi yang terjalin antara pembaca, pengiklan, dan perusahaan yang tertuang dalam website ini. Kami sarankan untuk bertanya atau konsultasi kepada para ahli sebelum memutuskan untuk melakukan Kerjasama bisnis.

Member of:

Supported By: