Potensinya Besar, Mitra Ixobox Ini Ketagihan Buka Outlet
Saat dihubungi wartawan Franchiseglobal.com via telepon, Rabu (16/1/2019) kemarin, Ugahary mengaku kagum dengan cara kerja Ixobox yang profesional. Selain itu, service-nya yang cepat dan higienis juga menjadi nilai lebih yang ditawarkan Ixobox.
“Sehingga kita bisa memberikan value added untuk customer. Jadi ini benar-benar good opportunity banget,” ujar Ugahary yang sudah menjadi mitra Ixobox sejak Desember 2015 lalu.
Selama menjadi mitra Ixobox, Ugahary yang telah menghabiskan modal sekitar Rp500 juta sampai Rp600 jutaan itu mengaku sangat diuntungkan. Karena kata dia, semuanya sudah didukung oleh Ixobox, mulai dari operasional, tenaga ahli sampai alat-alat kerjanya.
“Jadi mitra Ixobox itu benar-benar enak banget. Kita cuma terima report dan finance-nya, semua sistem mereka yang jalankan. Tinggal duduk manis dan sistem itu terintegrated,” kata Ugahary.
Saat ini, Ugahary sudah memiliki dua outlet Ixobox. Melihat potensinya sangat bagus, dia pun berencana untuk menambah outlet lagi.
“Iya mau mengembangkan sayap lagi. Maunya sih tahun ini. Cuma masih cari mall yang bagus untuk lokasinya,” jelasnya.
Sekedar informasi, sejak pertama kali berdiri pada 2015 lalu, Ixobox semakin menunjukkan eksistensinya di dunia digital. Sehingga tak heran kalau merek ini diganjar dengan banyak penghargaan seiring dengan perjalanan bisnisnya, dan yang terbaru adalah penghargaan Indonesia Digital Popular Brand Award (IDPBA) 2018 dari TRAS N CO Indonesia untuk kategori barbershop.
Ixobox sangat berbeda dengan barbershop pada umumnya. Dimana pelanggan yang menikmati layanan pangkas rambut modern ini akan merasakan pengalaman yang jarang ditemui yakni pengambilan nomor antrian dengan memasukan uang tunai ke dalam mesin pembayar.
Mesin ini dikenal dengan nama “Kios Machine”, bertindak sebagai kasir dan berfungsi untuk menghitung omset bagi pemilik kios. [ded]


