PIPA Percepat Ekspansi Strategis ke Bisnis Minyak & Gas
INFO OPPORTUNITY.ID-PT Multi Makmur Lemindo Tbk (kode saham: PIPA), yang selama ini dikenal sebagai produsen pipa PVC untuk kebutuhan infrastruktur di Indonesia, tengah memasuki fase transformasi bisnis besar-besaran dengan fokus baru di sektor minyak dan gas (migas). Langkah ini muncul setelah perubahan struktur pemegang saham serta komitmen kuat dari investor pengendali baru, PT Morris Capital Indonesia (MCI).
Dari Manufaktur PVC Menuju Energi Terintegrasi
Dalam konferensi pers yang digelar pada awal Februari 2026, jajaran manajemen PIPA menyatakan bahwa perseroan akan tetap mempertahankan lini bisnis manufaktur pipa PVC, namun akan memperkuat pilar utama usahanya di sektor migas. Menurut Direktur PIPA, permintaan energi di Indonesia sangat besar dan menghadirkan peluang pertumbuhan yang lebih signifikan dibandingkan produk pipa konvensional.
Untuk mengimplementasikan strategi baru ini, PIPA memetakan tiga entitas bisnis inti:
-
Fasilitas produksi minyak dan gas – mencakup operasi hulu yang menghasilkan recurring revenue atau aliran pendapatan jangka panjang yang stabil.
-
Trading dan distribusi migas – menangani pemasaran dan pergerakan produk minyak & gas ke pasar dalam atau luar negeri.
-
Transportasi dan infrastruktur energi – mencakup logistik migas, fasilitas penyimpanan, hingga armada transportasi yang mendukung operasi independen perusahaan tanpa ketergantungan pihak lain.
Menurut manajemen, strategi ini tidak hanya akan memperbesar skala bisnis, tetapi juga meningkatkan margin keuntungan dan nilai kapitalisasi perusahaan di pasar modal ke depan.
Pengambilalihan Saham & Arah Baru Kepemimpinan
Percepatan ekspansi besar-besar terkait erat dengan masuknya Morris Capital Indonesia sebagai pemegang saham pengendali PIPA sejak April 2025. Investor ini menempatkan visi yang jauh lebih luas untuk PIPA — bukan sekadar produsen pipa plastik, melainkan pemain penting dalam ekosistem energi nasional melalui bisnis migas terintegrasi.
Transformasi tersebut juga tercermin dari penataan manajemen baru serta rencana reorganisasi struktural untuk memastikan tata kelola yang sesuai dengan arah strategis. Beberapa perubahan mencakup pergantian sejumlah anggota direksi dan komisaris yang sejalan dengan upaya restrukturisasi perusahaan pasca-akuisisi.
Momentum Ekspansi & Potensi Pertumbuhan
Geliat PIPA memasuki sektor minyak dan gas bukan tanpa dasar. Bisnis migas secara global dan domestik menawarkan peluang skala pendapatan yang lebih besar, terutama di tengah kebutuhan energi yang terus meningkat di Indonesia. Keputusan memperluas portofolio ke fasilitas produksi, perdagangan, distribusi, dan logistik migas dianggap sebagai langkah strategis untuk mendapatkan blue ocean growth yang berkelanjutan.
Selain itu, transformasi ini dipandang dapat membantu meningkatkan recurring revenue, memperkuat struktur margin operasional, serta mengoptimalkan valuasi perusahaan di Bursa Efek Indonesia


