Permintaan Kue Kering Tetap Tumbuh, Ina Cookies Surabaya Bidik Kenaikan Penjualan hingga 15 Persen

Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil, permintaan kue kering justru menunjukkan tren positif. Ina Cookies Surabaya, merek kue kering premium asal Bandung, mencatat peningkatan penjualan konsisten di wilayah Jawa Timur sejak 2021.

Manager Sales Ina Cookies Surabaya, Lutvi Triastuti, mengungkapkan bahwa grafik penjualan terus merangkak naik setiap tahun, termasuk pada masa pandemi COVID-19.

“Potensinya besar. Kami ingin menggerakkan ibu rumah tangga agar bisa ikut membantu ekonomi keluarga melalui program reseller,” ujarnya.

IBOS Expo 2026

Varian Favorit Dongkrak Penjualan Menjelang Nataru

Menurut Lutvi, tiga varian utama—nastar keju, kastengel, dan putri salju—menjadi penopang terbesar penjualan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Di luar itu, varian seperti cheese crust dan lidah kucing juga mencatat permintaan tinggi dari konsumen.

Untuk memperluas pasar, Ina Cookies membuka peluang kemitraan bagi masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, untuk bergabung sebagai reseller resmi di Jawa Timur. Program ini dinilai efektif meningkatkan jangkauan distribusi sekaligus mendorong kemandirian ekonomi perempuan.

“Produk kami mudah dijual karena kualitasnya terjamin dan sudah memiliki pasar. Kemasan inovatif dengan ulir pengaman menjaga kue tetap renyah dan aman dikirim,” tandasnya.

IBOS Expo 2026

Siapkan Hampers Akhir Tahun Mulai Rp150 Ribu

Menyambut musim perayaan akhir tahun, Ina Cookies turut meluncurkan paket hampers mulai Rp150 ribu. Setiap paket berisi dua toples kue premium dan kartu ucapan. Selain varian reguler, tersedia pula pilihan kue rendah gula bagi konsumen yang lebih memperhatikan asupan harian.

Dengan dukungan jaringan reseller yang terus bertambah dan permintaan pasar yang stabil, Ina Cookies menargetkan kenaikan penjualan 10–15 persen di Jawa Timur hingga akhir 2025. “Kami optimistis bisnis kue kering masih sangat menjanjikan,” pungkas Lutvi.

Video Pilihan dari INFOBRAND TV
DISCLAIMER
Media INFO OPPORTUNITY tidak bertanggungjawab atas segala bentuk transaksi yang terjalin antara pembaca, pengiklan, dan perusahaan yang tertuang dalam website ini. Kami sarankan untuk bertanya atau konsultasi kepada para ahli sebelum memutuskan untuk melakukan Kerjasama bisnis.

Member of:

Supported By: