Pemkot Bontang Beri Kelonggaran Ritel Lokal Kaltim untuk Berkembang Tanpa Batas Kuota
INFO OPPORTUNITY.ID-Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang memberi angin segar bagi jaringan ritel asal Kalimantan Timur (Kaltim) untuk berkembang lebih luas tanpa pembatasan kuota gerai. Kebijakan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat perputaran ekonomi daerah sekaligus membuka ruang bersaing bagi pelaku usaha lokal dengan brand nasional.
Penata Perizinan Ahli Muda Bidang Infrastruktur DPM-PTSP Bontang, Idrus, menyampaikan bahwa kehadiran ritel lokal terbukti membawa dampak positif bagi perekonomian kota. Salah satunya adalah Era Mart, jaringan ritel asal Kaltim yang dinilai berkontribusi langsung terhadap ekosistem ekonomi regional.
“Ritel seperti Era Mart tidak dibatasi karena perusahaan retail lokal Kaltim,” ujarnya.
Idrus menjelaskan, berbeda dengan waralaba nasional, ritel lokal berbasis daerah memiliki karakter usaha yang dianggap lebih berpihak pada perekonomian setempat. Selain memasarkan produk lokal, perputaran modal dan keuntungan juga tetap berada di wilayah Kaltim, sehingga memberikan manfaat berlapis bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) serta pemasok lokal.
Tak hanya itu, kebijakan tanpa pembatasan kuota dinilai mampu menciptakan peluang lapangan kerja baru bagi warga Bontang seiring bertambahnya jumlah gerai yang beroperasi.
Pemkot menegaskan bahwa aturan pembatasan hanya berlaku untuk jaringan ritel waralaba nasional seperti Indomaret dan Alfamidi. Sementara itu, Era Mart diperlakukan berbeda karena kontribusinya yang mendukung tumbuhnya ekonomi daerah.
“Meski buka 90 gerai di Kota Bontang tidak masalah, karena produk Kaltim dan kontribusi pajaknya masuk di daerah,” tegas Idrus.
Dengan kebijakan ini, pemerintah berharap ritel lokal terus berkembang tanpa meninggalkan komitmen terhadap pemberdayaan UMKM, penyerapan tenaga kerja, serta penguatan perekonomian berbasis daerah.

