Peluang Bisnis Affiliate Semakin Masif, Jadi Strategi Favorit di Era Digital

INFO OPPORTUNITY.ID-Dalam era digital yang serba terhubung saat ini, tren affiliate marketing atau pemasaran afiliasi semakin menunjukkan geliat yang signifikan. Model bisnis yang mengandalkan promosi produk atau jasa melalui pihak ketiga ini telah menjadi alternatif cerdas bagi banyak individu maupun pelaku bisnis untuk meraih penghasilan, tanpa harus memiliki produk sendiri.

Affiliate marketing tumbuh pesat seiring meningkatnya penetrasi internet, maraknya platform e-commerce, serta perubahan perilaku konsumen yang lebih percaya pada review dan rekomendasi personal. Tak heran, peluang bisnis ini pun kini semakin masif di berbagai lini industri—mulai dari produk retail, jasa digital, hingga layanan keuangan.

Pertumbuhan yang Didukung Ekosistem Digital

Salah satu pendorong utama perkembangan affiliate marketing adalah kemudahan integrasi dengan berbagai platform digital. Baik melalui media sosial, blog pribadi, hingga kanal video seperti YouTube dan TikTok, para affiliate marketer kini dapat menjangkau audiens lebih luas dan tersegmentasi secara efisien.

IBOS Expo 2026

Berbagai marketplace besar di Indonesia seperti Tokopedia, Shopee, dan Lazada, bahkan sudah memiliki program afiliasi resmi dengan skema komisi menarik dan sistem pelaporan yang transparan. Di sisi lain, banyak brand dan pelaku UMKM juga mulai membuka program afiliasi mereka sendiri untuk menjangkau lebih banyak pelanggan dengan biaya promosi yang lebih efisien.

Potensi Penghasilan yang Menggiurkan

Salah satu daya tarik utama bisnis afiliasi adalah potensi penghasilan pasif. Seorang affiliate marketer bisa mendapatkan komisi dari setiap penjualan atau aksi (seperti registrasi atau unduhan aplikasi) yang terjadi melalui tautan afiliasi miliknya. Besarnya komisi pun bervariasi, tergantung dari produk dan penyedia program afiliasi.

Bahkan tidak sedikit affiliate marketer profesional yang mampu menghasilkan pendapatan puluhan juta rupiah per bulan hanya dari satu platform. Bagi generasi milenial dan Gen Z yang melek digital, ini menjadi peluang ideal untuk membangun personal branding sekaligus income stream tambahan.

IBOS Expo 2026

Strategi Bisnis yang Efisien Bagi Brand

Dari sisi brand, affiliate marketing juga dinilai sebagai strategi pemasaran yang cost-effective. Karena sistemnya berbasis hasil (performance-based), perusahaan hanya akan membayar komisi jika terjadi konversi, bukan berdasarkan jumlah tayangan iklan. Hal ini membuat banyak brand tertarik menjadikan afiliasi sebagai bagian dari strategi growth marketing mereka.

Selain itu, afiliasi juga mampu membangun kepercayaan pasar. Rekomendasi dari pengguna atau content creator yang terpercaya dinilai lebih autentik dan efektif dalam membangun kredibilitas brand dibandingkan iklan konvensional.

Video Pilihan dari INFOBRAND TV
DISCLAIMER
Media INFO OPPORTUNITY tidak bertanggungjawab atas segala bentuk transaksi yang terjalin antara pembaca, pengiklan, dan perusahaan yang tertuang dalam website ini. Kami sarankan untuk bertanya atau konsultasi kepada para ahli sebelum memutuskan untuk melakukan Kerjasama bisnis.

Member of:

Supported By: