Pelatihan Digital Marketing, Cetak 1000 Entrepreneur Muda Baru
INFO OPPORTUNITY.ID-Pemerintah Kabupaten Agam secara resmi menutup pelatihan berbasis kompetensi sub-kejuruan digital marketing yang berlangsung selama 23 hari di Surau Ka’bah Inyiak Tuah Islami Center, Nagari Panampuang, Kecamatan Ampek Angkek. Penutupan kegiatan ini dilakukan langsung oleh Bupati Agam, Ir. H. Benni Warlis, MM, Dt. Tan Batuah.
Pelatihan ini menjadi tonggak awal menuju tercapainya salah satu program unggulan daerah, yaitu mencetak 1.000 wirausahawan muda baru pada periode 2025–2029.
Sebanyak 16 peserta terpilih dari total 71 pendaftar pelaku UMKM se-Kabupaten Agam mengikuti pelatihan intensif ini. Mereka dibimbing oleh instruktur profesional, Delvi Sismanto, M.Pd, CDMS dari Photensa Padang.Kuliner Padang, yang memberikan materi dan praktik digital marketing guna meningkatkan daya saing produk UMKM lokal.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Ketenagakerjaan Kabupaten Agam, Rio Eka Putra, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan perwujudan dari dua program unggulan Pemkab Agam, yakni “Bangkik dari Surau” dan program penciptaan 1.000 entrepreneur muda.
“Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan promosi dan penjualan produk UMKM melalui kanal digital, serta memupuk kreativitas, semangat, dan produktivitas para pelaku usaha,” jelas Rio.
Tak hanya fokus pada pelatihan teknis, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan layanan pembuatan Kartu Pencari Kerja (AK-1) oleh Disperindagker untuk masyarakat wilayah timur Agam, serta layanan administrasi kependudukan dari Dinas Dukcapil.
Dalam sambutannya, Bupati Benni Warlis menekankan bahwa pelatihan ini adalah langkah strategis dalam menekan angka pengangguran di Kabupaten Agam, yang saat ini mencapai 14.652 jiwa.
“Keterbatasan lapangan kerja menuntut kita untuk mempersiapkan masyarakat menjadi pencipta kerja, bukan sekadar pencari kerja. Pelatihan ini adalah bagian dari solusi nyata mendukung Agam Sejahtera,” tegas Bupati.
Ia juga memastikan bahwa Pemkab Agam akan terus memberikan dukungan menyeluruh, mulai dari pelatihan kompetensi, bantuan peralatan usaha, hingga fasilitasi promosi dan pemasaran digital.
“Peluang menjadi entrepreneur sangat terbuka lebar, tergantung pada niat dan kesiapan mental. Kita ingin produk-produk UMKM Agam mampu bersaing di pasar nasional, bahkan internasional,” tutupnya.


