Okamoto Dorong Komunikasi Sehat dalam Relasi Modern Lewat Pendekatan Edukatif dan Interaktif
INFO OPPORTUNITY.ID-Bagi generasi modern, kedekatan dalam hubungan tak lagi dimaknai sebatas romantisme. Relasi kini juga berbicara tentang bagaimana dua individu membangun komunikasi yang jujur, saling menghargai batasan, serta bertanggung jawab terhadap pilihan yang diambil bersama.
Namun, komunikasi tentang seksualitas, proteksi diri, dan kenyamanan dalam relasi masih kerap terhambat oleh rasa canggung dan stigma. Padahal, aspek ini merupakan fondasi penting dalam hubungan yang sehat. Melihat celah tersebut, Okamoto menghadirkan pendekatan marketing communication yang tak hanya mempromosikan produk, tetapi juga membawa pesan tanggung jawab dalam membicarakan seks sebagai bagian dari relasi yang dewasa.
Upaya ini diwujudkan melalui pengalaman interaktif Okamoto Experience Day: Playspace, sekaligus peluncuran New OK Series (Ultra Thin dan Safeguard). Melalui aktivasi ini, Okamoto mengemas edukasi kesehatan seksual dalam format yang relevan dengan cara generasi modern berinteraksi—fun, partisipatif, dan tidak menghakimi. Playspace dirancang sebagai ruang aman untuk membicarakan kenyamanan, proteksi, dan komunikasi dalam hubungan, topik yang sering dianggap sensitif tetapi sejatinya krusial.
Senior Chief Marketer Okamoto Industries (HK) Ltd., Holly Kwan, menegaskan bahwa brand ini ingin menggeser narasi kondom dari sekadar alat kontrasepsi menjadi simbol kepedulian dan tanggung jawab.
“Kedekatan yang sehat selalu lahir dari komunikasi yang terbuka dan pilihan yang disadari bersama. Kami ingin generasi modern memandang proteksi sebagai bentuk care pada diri sendiri maupun pasangan, bukan sebagai pembatas,” ujarnya.
Pendekatan ini diperkuat oleh dr. Haekal Anshari, sex educator, yang menilai komunikasi yang fun namun bermakna penting untuk menjangkau Gen Z. Menurutnya, generasi muda relatif lebih terbuka membicarakan seks, tetapi tetap membutuhkan ruang diskusi yang aman dan tidak menghakimi.
“Kondom adalah sarana pendukung kenyamanan dan keamanan, tetapi yang utama adalah komunikasinya. Seksualitas juga soal mengenal tubuh sendiri, termasuk organ reproduksi, karena yang tidak mengenal tubuhnya berisiko tidak mampu melindungi otonominya,” jelas dr. Haekal. Ia menambahkan, kesehatan seksual tidak hanya menyangkut organ reproduksi, tetapi juga aspek kesehatan yang lebih luas, termasuk kesejahteraan emosional dan relasional.
Dari sisi inovasi, Ultra Thin dirancang setipis mungkin untuk menghadirkan sensasi yang lebih natural, sementara Safeguard menawarkan proteksi optimal dengan ekstra pelumas dan daya tahan teruji. Keduanya menggunakan material Sheerlon khas Jepang yang lebih lembut dan minim bau. Inovasi ini merefleksikan positioning Okamoto bahwa perlindungan dan kenyamanan tidak harus saling mengorbankan—keduanya dapat berjalan beriringan.
Public figure Revina VT menilai pendekatan brand ini terasa relevan dengan cara Gen Z menyerap pesan. “Edukasinya soft tapi sampai. Generasi muda jadi tidak defensif karena pesannya bukan sekadar mencegah kehamilan, tetapi tentang tanggung jawab dan komunikasi dalam hubungan,” ujarnya.
Secara strategis, Playspace memperlihatkan bagaimana brand activation dapat menjadi medium edukasi bernilai sosial sekaligus memperkuat brand meaning. Langkah ini sejalan dengan perjalanan Okamoto sebagai perusahaan asal Jepang yang berdiri sejak 1934 dengan fokus pada riset dan inovasi. Di Indonesia, Okamoto hadir sejak 2010 dan membangun relevansi melalui berbagai varian produk, mulai dari OK Series hingga 0.03 series.
Melalui pendekatan komunikasi yang adaptif terhadap konteks lokal, Okamoto memperluas perannya dari produsen produk proteksi menjadi brand yang aktif mendorong percakapan sehat tentang seksualitas.
Ke depan, Okamoto berharap diskursus tentang proteksi diri semakin diterima sebagai bagian alami dari relasi modern. Dengan menggabungkan inovasi produk dan komunikasi yang bertanggung jawab, brand ini memposisikan diri bukan hanya sebagai solusi fungsional, tetapi juga sebagai fasilitator percakapan yang lebih dewasa tentang kedekatan, kenyamanan, dan tanggung jawab bersama.


