Menjadi Pengusaha Milenial Sukses Bersama Mediatech Indonesia

Salah satu contoh kasusnya adalahketika seseorang sibuk berkutik dengan gadget di setiap kesempatan. Padahal tidak semua kebiasaan seperti itu selalu bersifat negatif. Untuk menepis hal itu, Bali Coding Club yang berada di bawah bendera PT. Mediatech Indonesia pun hadir sebagai salah satu lembaga pendidikan non formal yang mengajarkan anak-anak lebih produktif dalam penggunaan gadget.

“Karena sekarang ini kan banyak ya anak-anak yang menggunakan gadget untuk bermain saja. Nah dengan ini kami akan mengajarkan anak-anak agar lebih produktif dalam penggunaan gadget. Artinya bisa menghasilkan sesuatu,” ujar owner PT. Mediatech Indonesia, Agung Andy saat ditemui wartawan Franchiseglobal.com di pameran franchise di Jakarta beberapa waktu lalu.

Menurut dia, dengan Mediatech Indonesia, anak-anak akan diajarkan untuk membuat game sesuai dengan kemampuan mereka masing-masing. Sehingga sejak usia dini, anak-anak sudah bisa membuat game atau animasi secara sederhana.

IBOS Expo 2026

“Peluang bisnisnya ini cukup besar. Kenapa, karena sekarang ini generasinya milenial. Dimana pengguna gadget sudah banyak dari segala umur. Makanya kita tangkap itu karena marketnya lebih besar, dan ini juga edukasi untuk mereka kedepannya,” katanya.

Adapun program yang ditawarkan di Mediatech Indonesia seperti ilmu pembelajaran tentang coding, robotics, engineer, science, STEM (science, technology, engineering and math), dan minecraft.

Untuk mengembangkan bisnis pendidikan non formal miliknya, terutama di bidang teknologi, Agung menawarkan peluang kerjasama kemitraan. Ada dua konsep yang ditawarkan yakni aktif dan pasif.

IBOS Expo 2026

“Kalau konsep aktif, kita jual material kita, kurikulum kita dan mereka yang operate. Nah kalau pasif, kita yang operate di tempat mereka,” katanya.

Soal nilai investasi, Agung menyebutnya di angka Rp100 juta dengan masa kerjasama selama 5 tahun. Adapun benefit yang didapat seperti lisensi software berikut material kit dan pelatihan untuk karyawan. Selain itu dari sisi marketing juga akan dibantu selama setahun.

Saat ini, Mediatech Indonesia sendiri baru memiliki 2 cabang yakni di Surabaya dan Bali. Tidak ada target muluk yang ditetapkan untuk jumlah cabang sampai akhir tahun ini, karena kata Agung, pihaknya lebih mementingkan kualitas dari bisnis yang ditawarkannya itu.

IBOS Expo 2026

“Karena ini juga kan pendidikan. Kita harus meyakinkan kalau orang tua itu mendapatkan manfaat dari pendidikan ini. Makanya kita paling maksimal 2 cabang lagi sampai akhir tahun,” tambahnya.

Agung berharap, kedepannya orang tua bisa semakin mengerti apa yang bisa dimanfaatkan dari gadget untuk anaknya. Sehingga bukan sekedar pasif dalam penggunaannya saja, tapi lebih aktif dan produktif lagi dengan perkembangan teknologi yang ada saat ini.

“Jadi baik dari biaya dan waktu itu tidak terbuang percuma. Jadi anaknya itu juga dapat nilai tambah dari itu,” tutup Agung. [ded]

IBOS Expo 2026
Video Pilihan dari INFOBRAND TV

Request Information

To learn more about Mediatech Indonesia, request information today!

DISCLAIMER
Media INFO OPPORTUNITY tidak bertanggungjawab atas segala bentuk transaksi yang terjalin antara pembaca, pengiklan, dan perusahaan yang tertuang dalam website ini. Kami sarankan untuk bertanya atau konsultasi kepada para ahli sebelum memutuskan untuk melakukan Kerjasama bisnis.

Member of:

Supported By: