Menelusuri Pejalanan Sukses Laziza Fried Chicken yang Sudah Berhasil Membuka 50 Gerai

Mengelola usaha dengan syariat Islam, menjadi pedoman bisnis bagi Pemilik Lazizza Fried Chicken, Yudha Setiawan. Berkat keteguhannya, pengusaha asal Sidoarjo ini kini telah memiliki 50 cabang Lazizza yang tersebar di Indonesia

Dia menceritakan, memulai bisnis kuliner sejak tahun 2013. Berawal dari kebiasaan wisata kuliner yang sering dilakukan keluarganya. "Dari kebiasaan kuliner kemudian mencari tantangan baru di dunia bisnis kuliner. Ikut franchise fried chicken di tahun 2013," terangnya.

Akhirnya, setelah 3 tahun menjalani bisnis waralaba, Yudha memutuskan untuk membuka usaha ayam goreng dengan brand Lazizaa.

IBOS Expo 2026

"Tahun 2015 memberanikan diri untuk membuat brand Lazizaa, karena makanan menjadi kebutuhan pokok. Jadi tidak akan pernah habis sampai kapanpun, dan bisnis kuliner fried chicken menjadi pilihan," imbuhnya. Menurutnya, kuliner ayam goreng bisa menyasar segala segmen pasar.

Sementara itu, di bawah naungan PT Lazizaa Rahmat Semesta, telah berkembang 3 merk diantaranya Lazizaa, Kopi Ambyar, dan Capiting.

"Bisnis ini terus berkembang. Berkolaborasi dengan partner bisnis kuliner. Membangun bisnis kuliner yang halal, sehat, dan hemat. Dengan manajemen yang transparan dan akuntable," terangnya.

IBOS Expo 2026

Tak lupa, dia membagikan tips berbisnis, yakni jangan ragu bergabung dengan komunitas bisnis dan tidak menyerah. "Sekarang kan banyak komunitas tidak seperti saya dulu. Saat ini banyak mentor bisnis. Dengan bergabung dengan komunitas kita akan menemukan mentor dan dibimbing dalam menjalankan usaha, sehingga tidak sampai kebentur dan gulung tikar," ujarnya.

Perlu diketahui, Yudha merupakan member komunitas Tangan Di Atas (TDA) sejak tahun 2016. Di tahun 2018, dia terpilih menjadi ketua TDA wilayah Sidoarjo.

Di TDA, dia mengaku tak hanya mendapatkan ilmu bisnis. Namun juga keluarga baru di berbagai kota di Indonesia. "Saya sangat puas dan enjoy (menikmati) selama di TDA. Banyak saudara dari seluruh Indonesia," kesannya.

IBOS Expo 2026
Video Pilihan dari INFOBRAND TV
DISCLAIMER
Media INFO OPPORTUNITY tidak bertanggungjawab atas segala bentuk transaksi yang terjalin antara pembaca, pengiklan, dan perusahaan yang tertuang dalam website ini. Kami sarankan untuk bertanya atau konsultasi kepada para ahli sebelum memutuskan untuk melakukan Kerjasama bisnis.

Member of:

Supported By: