Manis Gurih Peluang Usaha Franchise Martabak Gue
Martabak merupakan makanan yang namanya dikenal sejak zaman dahulu hingga kini, apalagi dipeloporkan oleh kawula muda melalui ranah digital, membuat makanan yang memiliki dua rasa asin dan manis ini semakin variatif dan menjadi pelaung usaha, seperti halnya bisnis kuliner Martabak Gue.
Resmi difranchisekan sejak mei 2017 membuat brand Martabak Gue semakin melambung di kancah kudapan kekinian. “ Mengusung konsep martabak kekinian, kami sangat optimis jika martabagk Gue kan menjadi pilihan pelanggan, dan kami merasakan perkembangannya!,” terang salah satu Owner franchise martabak, Martabak Gue, Wilson kepada Franchiseglobal.Com.
Hingga saat ini, waralaba kuliner Martabak Gue telah memiliki 5 outlet yang tersebar di kota kota besar seperti Green Ville, Kelapa Gading, dan Gading Serpong. “Rencana juga kami ingin terus memperluas outlet di area Jabodetabek, terlebih menyasar luar pulau Jawa seperti, Yogyakarta, Bali dan Bandung,” terang Wilson.
Digadang- gadang sebagai genarasi pertama untuk kategori martabak kekinian yang kerap menciptakan inovasi dari segi rasa martabak, Wilson menerangkan bahwa setiap satu bulan pihaknya terus mengupgrade toping martabak agar disesuaikan dengan trend.“Seperti inovasi baru kami menghadirkan martabak ayam geprek mozarella, dan animo pelanggan terhadap menu- menu baru kami sangat bagus,” ujarnya.
Guna meningkatkan market franchise kuliner martabak,Wilson juga menyebutkan jika harga produk martabak manis dan martabak telur yang ditawarkan juga memiliki harga yang relatif untuk sekelas martabak spesial dan kekinian. “Mulai dari 70 ribu hingga 75 ribu saja,” terangnya.
Peluang usaha bisnis kuliner ditengarai memang memiliki margin yang sangat terbuka dan tidak terusik zaman meski ekonomi tengah mengalami fluktuasi. Karenanya Wilson menyebutkan jika kulitas dan pelayanan terbaik mampu mejaga eksistensi martabak Gue.
Menawarkan paket investasi mulai dari 99 juta rupiah, Wilson mengungkapakan jika mitra berhak memiliki peluang usaha waralaba Martabak Gue dengan support bahan baku, peralatan, training SDM terkecuali adalah booth dan sewa lokasi. “Hanya saja kami menyediakan paket tambahan bagi mitra yang ingin memiliki satu paket tambahan yakni Jus Gue Kembung dengan total 125 juta sudah dapat booth Jus Gue Kembung hanya belum sewa tempat”.
Jika mitra mampu menjaual 25 loyang martabak setiap harinya, Wilson menjabarkan perkiraan omzet yang akan diraih adalah berkisar Rp 75 juta dengan estimasi atau perkiraan waktu balik modal berkisar 4 hingga 5 bulan.


