Klinik LightHouse Mulai Tawarkan Kerjasama Kemitraan
Klinik LightHouse sendiri sudah menangani lebih dari 26 ribu pasien yang didukung penuh dari ahlinya seperti dokter spesialis gizi, dokter spesialis olahraga, psikiater, psikolong, ahli gizi, dan juga perawat. Dimana mereka semua siap membuat program penurunan berat badan dengan cara yang mudah dan menyenangkan.
Meskipun sudah 14 tahun berdiri, namun baru di tahun ini (2018) Klinik LightHouse mulai menawarkan kerjasama dengan konsep kemitraan. Hal ini disampaikan oleh CEO Klinik LightHouse, Dr. Grace Judio-Kahl saat berbincang dengan wartawan Franchiseglobal.com baru-baru ini di salah satu pameran franchise di Jakarta.
“Kita baru open kemitraan di tahun ini. Alasannya kita mau ekspansi cepat. Tapi tidak terbuka untuk mitra Jakarta. Kalau Jakarta kita manage sendiri. Kita mencari mitra yang berminat dari kota lain,” ujarnya.
Menurut dia, nilai investasi yang ditawarkan untuk bisa bergabung dengan kliniknya itu berkisar mulai Rp1,5 miliar sampai Rp3,2 miliar dengan besaran royalty fee 6 persen. Dimana nilai tersebut sudah termasuk initial fee, survei lokasi, proses rekruitmen, sistem, dan juga keperobatan awal. Perkiraan balik modalnya sendiri 2,5 tahun sampai 3 tahun.
“Jadi mitra tahunya sudah terima beres aja. Mitra cukup sediakan tempat saja, sofa, bed seperti itu,” katanya.
Adapun sasaran calon mitra yang prioritas, kata Dr. Grace adalah kota Surabaya, Medan, Makassar dan juga Bandung.
“Kita juga terbuka untuk kota lain, tapi kita sangat selektif karena kita mencari mitra yang cocok untuk bertumbuh bersama. Kita lihat dari kecocokan, terutama passion karena tidak semua orang punya passion berbisnis,” jelasnya.
Saat ini, Klinik LightHouse sendiri telah memiliki 8 klinik yang tersebar di Kebayoran, Cilandak, Thamrin, Sudirman, BSD City, Cibubur, Pantai Indah Kapuk, dan Kelapa Gading. Dalam waktu dua tahun kedepan, Dr. Grace menargetkan bisa membuka sebanyak 21 klinik lagi.
“Jadi totalnya sama yang sekarang ada mencapai 29 klinik. Itu target kita dalam dua tahun kedepan,” pungkasnya. [ded]


