Kisah Dibalik Kesuksesan Bisnis Master Penyet
Franchiseglobal.com - Bagi pecinta kuliner, nama ‘Master Penyet’ pasti sudah tak asing lagi ditelinga. Meski sudah banyak pesaingnya, tapi kuliner dengan olahan ayam pedas yang satu ini masih terus diminati oleh masyarakat Indonesia sampai sekarang.
Arifin adalah nama dibalik kesuksesan bisnis Master Penyet. Berdiri sejak 2012 lalu, kini Arifin sudah memiliki 7 cabang Master Penyet yang semuanya berada di wilayah Bekasi.
“Jadi waktu itu memang tidak sengaja juga (mendirikan Master Penyet-red). Karena terus terang saya bukan ahli kuliner, tapi waktu itu saya melihat peluang bisnis saja,” ujar Arifin saat ditemui Franchiseglobal.com akhir pekan lalu di Bekasi.
Menurut cerita Arifin, waktu itu dia masih menjadi seorang karyawan di salah satu perusahaan Swasta yang ada di Jakarta. Setiap makan siang, dia selalu mendapati rumah makan dengan menu ayam penyet selalu penuh.
“Nah, dari situ mulai terbesit, ini kayaknya bisnis makanan terutama penyet OK juga kayaknya nih. Setelah itu kita mulai cari orang yang memang sudah punya pengalaman. Kita ajak kerjasama untuk resep di awal,” kata Arifin.
Arifin mendirikan outlet pertamanya di kawasan Wisma Asri, Bekasi Utara dengan ukuran 4x6 dan hanya tersedia 6 bangku saja serta gerobak di depannya. Menurut Arifin, respon masyarakat disana cukup bagus. Apalagi tahun 2012 adalah tahun dimana makanan pedas sedang booming.
“Nah, kita masuk dengan ciri khas yang pas. Disitu kita kasih tagline ‘Pedas Sadis’, jadi pedasnya benar-benar mentok,” jelasnya.
Tapi dengan seiring berjalannya waktu, Arifin mulai membuat beberapa varian sambal, seperti sambal tomat pedas manis dan yang terbaru adalah sambal terasi.
Menurut Arifin, ada beragam menu dengan olahan penyet di Master Penyet, seperti ayam, bebek, ikan, burung puyuh, iga. Sementara untuk menu murahnya ada tempat, tahu dan juga ati ampela. Tersedia juga sayur-sayuran tumisan seperti tumis kangkung, toge, dan juga terong. Selain produk penyetan, Master Penyet juga menyediakan sop iga dan juga sop janda (Jawa Sunda).
“Range harga kita mulai dari Rp12 ribu sampai harga tertinggi Rp35 ribuan,” ujarnya.
Arifin juga membuka kesempatan kerjasama dengan sistem bagi hasil. Calon mitra bisa investasi mulai dari Rp250 juta sampai Rp300 jutaan selama setahun. Range harga tersebut tergantung lokasi dan sewa.
Keuntungan menjalin kerjasama dengan Master Penyet, kata Arifin, akan disupport full mulai dari pra operasional, operasional, maupun pasca operasional.
“Jadi sebelum buka kita akan training dulu. Kemudian nanti untuk kebutuhan SDM juga akan kita support. Marketingnya juga kita support mulai dari online sampai program offline,” kata Arifin.
Soal target, Arifin menargetkan akan membuka 15 outlet baru Master Penyet yang akan tersebar di Jabodetabek sampai akhir 2018. [ded]
Bagi Anda yang sedang berlibur atau melakukan perjalanan bisnis di kota Yogyakarta bisa melakukan rental mobil matic Jogja di CV. Atika Transport.


