Jaga Kualitas Pendidikan, Sodik Mujahid Siap Franchise-kan Darul Hikam
FRANCHISEGLOBAL.COM, JAKARTA - Ketua Yayasan Darul Hikam, Sodik Mujahid menyatakan tengah menyiapkan untuk menerapkan sistem franchise untuk sekolah Darul Hikam yang berlokasi di Bandung, Jawa Barat.
"Sebetulnya kerja sama dengan pihak lain sudah ada yang jalan, namun sistemnya belum dengan sistem franchise, nah nantinya kita mau bangun dengan sistem franchise," kata Sodik saat dihubungi Franchiseglobal.com, Kamis (11/8/2022).
Sistem franchise akan dibangun Sodik untuk menjaga kualitas pendidikan Darul Hikam, karena dengan sistem franchise akan memjadikan standar pendidikan di sekolah itu semakin kuat.
Menurut pria yang juga menjabat Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra itu, langkah tersebut dilakukan bukan hanya sebatas mencari keuntungan saja melainkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
"Ini sejalan dengan anjuran agama untuk bekerja sama sesuai kebutuhan, pokoknya kita tidak mengejar keuntungan," ujarnya lagi.
Oleh karena itu, Sodik mensyaratkan investor yang berminat jadi mitra Darul Hikam untuk mengikuti sistem franchise yang dibangunnya, diantaranya memiliki komitmen kuat terhadap perkembangan pendidikan, sumber daya manusia dan agama.
"Bukan mencari untung dari pendidikan sehingga bisa melembagakan amal shaleh," jelasnya.
Saat ini, kerja sama yang akan dibangun untuk Darul Hikam dikatakan Sodik disambut baik oleh beberapa investor. Diklaimnya, ada beberapa orang yang punya komitemn dengan kerja sama ini.
"Karena dalam kerja sama ini aset investor tidak hilang, bahkan mampu menciptakan amal soleh yang melembaga, walaupun tetap dikelola secara profesional," tegasnya.
Dikatakan Sodik lagi, Darul Hikam saat ini punya sistem franchise, SDM, dan standar-standar menjadi franchise.
"Rumusannya udah ada, hanya perlu hak paten saja dan mendaftarkan franchise-nya," imbuhnya.
Sodik pun optimistis, tahun depan sistem franchise untuk Darul Hikam sudah bisa dilaksanakan. Untuk lokasi, Sodik menargetkan Darul Hikam akan berada di Bandung Raya, Denpasar, Riau, dan juga Ujung Pandang.
"Alasan kenapa menjadikan lokasi tersebut prioritas dengan pertimbangan repon masyarakatnya dan kondisi pasar serta perluasan misi dakwah kita," tandasnya.


