Gurihnya Peluang Bisnis Bebek Pak Ndut
Cita rasa daging bebek ternyata masih mempunyai pangsa pasar yang luas. Hal ini dibuktikan dengan masih eksisnya sebuah brand waralaba kuliner bersegmentasi menu sajian bebek yakni Bebek Pak Ndut. Kini brand yang berdiri sejak 2009 ini siap memberikan sebuah peluang usaha menarik untuk para calon mitranya.
Sukses menggaet customer dikalangan family, kini model bisnis waralaba kuliner ini rupanya tengah menyasar segment market generasi millenial. Tak ayal jika brand yang resmi mengusung konsep bisnis waralabanya padaTahun 2009 ini mulai mendapat tempat dihati customer dan calon Mitra. Hal ini dibuktikan dengan bertambahnya jumlah outlet Pak Ndut yang diakui Iwan selaku Marketing Manager Pak Ndut meningkat menjadi 120% dari tahun lalu.
“Semester dua ini alhamdulillah peningkatan Pak Ndut menjadi 120%. Keseluruhan existing ada 33, sedangkan waitinglist ini 8 outlet. Insyaa Allah outlet ini akan diresmikan sampai akhir tahun 2017. Sebenarnya, masih ada yang on progress seperti di Bandung dan Sangatta. Tapi kami fokus untuk menyelesaikan yang di Slipi, Palu, Purwodadi dan Lombok saja dulu,” ujar Iwan kepada Franchiseglobal.com.
Belum puas, menyasar pasar Indonesia, Pak Ndut rupanya sedang melakukan survei terkait dengan perencanaan pembukaan outlet di Jeddah dan Korea. “Inginnya sih kami menambah outlet di dua negara tersebut dengan pertimbangan karena banyak pula penduduk indonesia yang bermukim disana, intinya produk kami akan lebih mudah diterima. Tapi masih ada beberapa pertimbangan sehingga belum bisa kami realisasikan,” ungkapnya.
Kendati demikian, pihak Pak Ndut mengungkapakan jika saat ini sambil menunggu terealisasinya penambahan outlet di luar negeri, untuk di Indonesia Pak Ndut akan terus memperbaiki pelayanan, fasilitas, dan kulitas mutu bahan baku olahan bebek Pak Ndut.
Hal ini pula yang menyebabkan perubahan nilai investasi di pulau Jawa yang semula Rp.350 juta menjadi Rp.375 juta. “Kami merubah nilai investasi ini dikarenakan kami ingin mitra memiliki kitchen set yang lebih modern, berkualitas dan tentunya semakin baik. Sedangkan kalau untuk diluar pulau jawa, kami masih menawarkan harga normal yakni Rp. 450 juta,” jelasnya.
Kedepannya, Iwan berharap ayam dan bebek Pak Ndut semakin varian menunya, kemudian bertambah lagi customernya, semakin banyak juga mitra yang ingin memiliki bisnis ayam dan bebek Pak Ndut, karena Iwan mengungkapakan jika hal yang mebedakan bisnis olahan ayam dan bebek Pak Ndut dengan lainya adalah Pak Ndut menawarkan pilihan produk modal dan keuntungan yang jelas bagi para investor.

