Griya Farma Kini Lebih Lengkap Dengan Master Apotek

Salah satu pemain yang sudah beroperasi cukup lama adalah Apotek Griya Farma. Dimana gerai pertamanya berdiri sejak tahun 2006 silam di Bandung. Bahkan terhitung sejak 2012, apotek ini sudah mengantongi lisensi waralaba.

Owner Apotek Griya Farma, Wina Wulandari mengatakan bahwa saat ini pihaknya telah menghadirkan master apotek sebagai solusi lengkap untuk calon mitra yang ingin berbisnis apotek.

“Jadi ada 3 paket solusi yang ditawarkan. Pertama itu paket setup apotek baru, itu untuk yang mau buka apotek kita bantu sampai launching apoteknya. Kedua paket manajemen bisnis apotek, itu untuk pemilik apotek yang mau dibenerin manajemennya. Kita bantu, ada solusi manajemennya untuk owner apotek itu. Ketiga paket investasi bisnis, itu untuk yang mau punya apotek tapi gak mau ribet. Jadi cuma mau jadi investor pasif aja, manajemen dari pusat,” ungkap Wina saat ditemui wartawan Franchiseglobal.com di pameran waralaba IFRA di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (23/7/2018) lalu.

IBOS Expo 2026

Terkait dengan nilai investasinya sendiri mulai dari Rp375 juta sampai Rp1 miliar untuk apotek yang sudah berjalan. Sementara untuk apotek baru nilai investasinya sebesar Rp350 juta.

“Kita gak ada royalty fee segala macam. Cuma kalau untuk apotek yang sudah berjalan itu sistemnya bagi hasil 80 persen untuk mitra dan 20 persen untuk pusat,” katanya.

Dengan nilai tersebut, mitra biasanya bisa balik modal dengan jangka waktu 2,5 tahun sampai 3,5 tahun.

IBOS Expo 2026

“Sekarang kita sudah ada di perumahan-perumahan. Jadi lokasi-lokasi kita mendekati pelanggan dan pelayanannya juga sudah modern,” pungkasnya. [ded]

Video Pilihan dari INFOBRAND TV

Request Information

To learn more about Griya Farma, request information today!

DISCLAIMER
Media INFO OPPORTUNITY tidak bertanggungjawab atas segala bentuk transaksi yang terjalin antara pembaca, pengiklan, dan perusahaan yang tertuang dalam website ini. Kami sarankan untuk bertanya atau konsultasi kepada para ahli sebelum memutuskan untuk melakukan Kerjasama bisnis.

Member of:

Supported By: