Ekspansi Agresif MR.D.I.Y. Dorong Pemerataan Belanja Konsumen di Berbagai Daerah
Alvin Ardian Pratama | 29-01-2026 13:32 WIB 26 readers
INFO OPPORTUNITY.ID-PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) atau MR.D.I.Y. Indonesia melihat adanya kecenderungan pertumbuhan belanja masyarakat yang semakin merata di berbagai wilayah sepanjang tahun ini. Perkembangan tersebut berjalan beriringan dengan langkah ekspansi perusahaan yang kian masif.
Pada 2025, peritel perlengkapan rumah tangga ini menargetkan pembukaan lebih dari 270 gerai baru. Dengan tambahan toko terbaru di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, jumlah jaringan ritel MR.D.I.Y. kini telah menembus sekitar 1.200 toko di seluruh Indonesia.
Presiden Direktur MR.D.I.Y. Indonesia, Edwin Cheah, menilai persebaran permintaan yang semakin luas mencerminkan perubahan perilaku konsumen. Menurutnya, kebutuhan masyarakat di berbagai daerah kini menunjukkan kemiripan, terutama terhadap produk rumah tangga yang praktis sekaligus memberikan nilai tambah.
“Permintaan yang semakin merata di berbagai wilayah menunjukkan konsumen memiliki kebutuhan dan ekspektasi yang semakin serupa terhadap produk rumah tangga yang fungsional dan bernilai tambah,” ujar Edwin dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (28/1/2026).
Perseroan juga mencermati penguatan daya beli di kota-kota lapis kedua (tier 2) dan lapis ketiga (tier 3) sepanjang 2025. Di wilayah tersebut, kategori perlengkapan rumah tangga menjadi salah satu yang paling diminati.
Sejumlah produk tercatat paling banyak masuk keranjang belanja konsumen, di antaranya dispenser sabun, payung lipat otomatis, jepit rambut, meja lipat, serta boneka bantal kucing O.O Meow yang merupakan produk eksklusif.
Memasuki 2026, pola konsumsi diproyeksikan semakin berfokus pada kebutuhan esensial serta manfaat jangka panjang. Tren ini dinilai terjadi lintas daerah, tanpa banyak dipengaruhi perbedaan tingkat pendapatan. Konsumen cenderung memilih barang yang multifungsi dan memudahkan aktivitas harian.
Menjelang Ramadan, perusahaan memperkirakan aktivitas belanja akan meningkat, khususnya untuk produk kebutuhan rumah tangga, perlengkapan dapur, serta berbagai item pendukung momen kebersamaan keluarga.
Edwin menambahkan, belanja Ramadan tahun ini diperkirakan terjadi lebih awal dan lebih terencana. Hal ini sejalan dengan kecenderungan konsumen memanfaatkan berbagai program promosi yang ditawarkan, sekaligus sebagai strategi menjaga daya beli di tengah dinamika ekonomi.
Sementara itu, saham MDIY pada perdagangan Rabu pekan ini tercatat melemah 9,47% ke level Rp860 dibandingkan posisi sebelumnya. (*)


