East Ventures Suntik Dana Rp 64 Milyar ke Startup Kini

Kini, startup penyedia layanan gaji on-demand, mengumumkan pendanaan seed sebesar US$4,3 juta atau senilai Rp64 miliar yang dipimpin oleh East Ventures, dengan partisipasi dari investor lainnya.

Chief Executive Officer Jordan Fain mengatakan Kini akan mengalokasikan dana baru untuk terus membangun rangkaian produk HR-Fintech, dan berinvestasi dalam memperluas kemitraan perusahaan dan penyedia teknologi HR untuk memperkuat solusi HR-fintech mereka melalui satu API. Dia juga berharap dengan pendanaan terbaru ini dapat mempercepat misi Kini untuk menciptakan hidup yang lebih baik bagi 99 persen pekerja di Indonesia, terutama bagi para pekerja yang hidup dari gaji ke gaji.

"Dengan besarnya tenaga kerja kerah biru di seluruh Indonesia dan Asia Tenggara, kami yakin Kini menghadirkan manfaat baik bagi pemberi kerja maupun karyawan,” kata Jordan.

IBOS Expo 2026

Sebelum membangun Kini, Jordan sempat bekerja di Uber. Pada saat itu Dia menyadari dengan memperketat siklus pembayaran untuk pengemudi meningkatkan retensi dan akuisisi. Menurutnya, Kini akan berguna untuk memberdayakan bisnis dalam mengelola tenaga kerja kerah biru dalam skala besar.

"Selain itu, jutaan pekerja kerah biru di Indonesia dan Asia Tenggara masih underbanked, hidup dari gaji ke gaji, dan memiliki akses terbatas ke kredit, sehingga rentan terhadap pinjaman predator dari pemberi pinjaman," jelasnya.

Hal ini senada dengan perkataan Partner East Ventures Melisa Irene. Melisa mengatakan adanya kebutuhan akan inklusi keuangan bagi masyarakat Indonesia semakin penting dari sebelumnya. East Venture juga percaya pada misi Kini untuk merevolusi cara jutaan pekerja mengelola uang mereka untuk mencapai kesehatan finansial yang lebih baik.

IBOS Expo 2026

"Kami yakin bahwa tim Kini dapat menjadi mitra yang tepat bagi banyak perusahaan di Indonesia,” kata Melisa.

Jordan mengatakan Kini hadir sebagai solusi untuk mengatasi masalah ini, dengan menyediakan layanan gaji on-demand (disebut juga sebagai earned wage access atau akses akan gaji yang telah diperoleh) untuk membantu karyawan mengatur keuangan mereka. Melalui teknologi Kini, karyawan dapat memiliki akses langsung ke uang tunai, layanan pembayaran tagihan, serta fitur-fitur termasuk asuransi mikro.

Platform Kini juga menawarkan fitur tambahan bagi perusahaan untuk membantu mengelola tenaga kerja mereka, termasuk pencairan insentif atau tunjangan secara instan, voucher diskon, komunikasi, layanan penggajian, dan integrasi API dengan sistem informasi HR dan sistem pelacakan waktu karyawan. Kini mengklaim sejak didirikan kurang dari setahun yang lalu, startup tersebut mengalami pertumbuhan volume transaksi bulanan rata-rata sebesar 70 persen.

IBOS Expo 2026

 

Video Pilihan dari INFOBRAND TV

Request Information

To learn more about East Ventures, request information today!

DISCLAIMER
Media INFO OPPORTUNITY tidak bertanggungjawab atas segala bentuk transaksi yang terjalin antara pembaca, pengiklan, dan perusahaan yang tertuang dalam website ini. Kami sarankan untuk bertanya atau konsultasi kepada para ahli sebelum memutuskan untuk melakukan Kerjasama bisnis.

Member of:

Supported By: