Dari Korea ke Jakarta: Kisah Bryan Djon Bawa Camilan Korea Jadi Bisnis 250 Cabang di Indonesia

INFO OPPORTUNITY.ID-Siapa sangka, sebuah perjalanan wisata ke Korea Selatan bisa menjadi awal dari lahirnya salah satu brand street food dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia. Bryan Djon, seorang pengusaha muda di bidang kuliner, menemukan inspirasi bisnisnya saat mencicipi camilan khas Negeri Ginseng: coin cheese. Camilan mungil berbentuk bulat ini menyimpan lelehan keju gurih di bagian tengahnya—dan rasanya membuat Bryan terpikat.

Setibanya di Tanah Air, ide tersebut tidak hanya menjadi angan. Pada Agustus 2024, Bryan resmi mendirikan brand Yummy Coin, membawa konsep jajanan khas Korea dengan sentuhan lokal. “Saya melihat peluang yang besar. Grafik peminat keju di Indonesia terus naik. Saya yakin, camilan ini bisa diterima di pasar street food, khususnya di kota-kota besar seperti Jakarta,” ujar Bryan.

Keputusan itu terbukti tepat. Dalam waktu singkat, Yummy Coin tumbuh menjadi fenomena. Hanya dalam tujuh bulan, bisnis ini sudah memiliki 250 cabang di berbagai wilayah Indonesia.

IBOS Expo 2026

Tak heran jika pertumbuhannya begitu pesat. Dalam satu hari, tiap outlet Yummy Coin mampu menjual antara 100–200 porsi di hari kerja, dan meningkat hingga 250–300 porsi di akhir pekan. Rahasianya? Keju mozzarella dan cheddar yang meleleh saat digigit, berpadu dengan rasa gurih yang menggoda. Tidak hanya itu, camilan ini juga hadir dengan aneka topping menarik seperti cokelat, matcha, blueberry, hingga Oreo, menjadikannya pilihan favorit berbagai kalangan.

Yummy Coin tak hanya unggul dari sisi rasa, tapi juga dari segi harga dan aksesibilitas. Dengan harga mulai dari Rp15.000 (untuk area Jawa), pelanggan bisa menikmati camilan kekinian dengan bahan berkualitas. Ditambah lagi, sertifikat halal menjadikan produk ini ramah untuk semua kalangan.

Tak hanya menjual, Yummy Coin juga membuka peluang bisnis. Dengan investasi Rp69,9 juta, mitra sudah mendapat booth, perlengkapan dapur, bahan baku awal, seragam, serta sistem kasir lengkap dengan tablet dan printer. Investasi ini berlaku untuk masa kemitraan selama tiga tahun.

IBOS Expo 2026

Bryan sendiri bukan orang baru dalam industri kuliner. Dengan pengalaman sembilan tahun di bidang F&B, ia tahu betul bagaimana membangun fondasi bisnis yang kuat. Latar belakang pendidikannya di bidang Administrasi Bisnis juga turut mendukung kesuksesannya.

“Saya sudah terbiasa dengan dunia vendor, pengadaan bahan baku, dan operasional harian. Maka saat membangun Yummy Coin, saya tahu apa yang harus saya lakukan,” ungkap Bryan.

Menurutnya, kunci kesuksesan terletak pada kualitas rasa, harga terjangkau, dan sistem manajemen yang solid. Inilah alasan mengapa banyak mitra bisnis Yummy Coin tidak puas hanya membuka satu cabang—beberapa bahkan memiliki dua hingga empat outlet sekaligus.

IBOS Expo 2026

Menutup perbincangan, Bryan memberikan pesan bagi siapa pun yang ingin terjun ke industri kuliner. “Di bisnis F&B dan franchise, brand yang kuat adalah kunci. Jika kita bisa menciptakan sesuatu yang diminati konsumen dan menarik di mata investor, peluang berkembang akan sangat besar,” pungkasnya.

Video Pilihan dari INFOBRAND TV

Request Information

To learn more about Yummy Coin, request information today!

DISCLAIMER
Media INFO OPPORTUNITY tidak bertanggungjawab atas segala bentuk transaksi yang terjalin antara pembaca, pengiklan, dan perusahaan yang tertuang dalam website ini. Kami sarankan untuk bertanya atau konsultasi kepada para ahli sebelum memutuskan untuk melakukan Kerjasama bisnis.

Member of:

Supported By: