Circle K Resmikan Gerai Percontohan Berkelanjutan di Bali Lewat CirKular Day
INFO OPPORTUNITY.ID-Circle K Indonesia resmi memperkenalkan gerai percontohan berkonsep berkelanjutan di kawasan Kamasutra, Bali. Peluncuran ini dilakukan melalui rangkaian kegiatan CirKular Day: Beach Cleanup & Ecopreneur Weekend Market yang digelar bersama Ecoxyztem, sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung gaya hidup ramah lingkungan.
Gerai Circle K Kamasutra Bali dirancang untuk memberikan pengalaman belanja yang lebih nyaman sekaligus mendorong kesadaran pelanggan terhadap isu keberlanjutan. Konsep ini tidak hanya diwujudkan melalui desain gerai, tetapi juga lewat pengelolaan sampah, pemilihan material, hingga kurasi produk yang lebih berorientasi pada lingkungan.
Brand Communications Manager Circle K Indonesia, Wirawan Herdyanto, menyampaikan bahwa CirKular Day merupakan program keberlanjutan perdana Circle K di tahun ini dan akan dikembangkan menjadi agenda rutin. Inisiatif tersebut tidak hanya akan dijalankan di Bali, tetapi juga diperluas ke berbagai kota lainnya.
Menurutnya, keberlanjutan merupakan proses jangka panjang yang membutuhkan konsistensi. Langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara berkelanjutan diyakini mampu menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat. Revitalisasi gerai Kamasutra Bali menjadi wujud nyata pendekatan baru Circle K dalam menjalankan operasional yang lebih bertanggung jawab.
Ia juga menyoroti persoalan sampah yang masih menjadi tantangan besar di Bali, khususnya di kawasan wisata seperti Kuta. Lonjakan volume sampah, terutama plastik sekali pakai, kerap melampaui kapasitas sistem pengelolaan yang tersedia. Setiap musim hujan, ribuan ton sampah terbawa arus dan berakhir di pesisir Pantai Kuta, mengancam ekosistem laut sekaligus citra pariwisata.
CirKular Day diawali dengan kegiatan bersih-bersih Pantai Kuta yang melibatkan sekitar 50 relawan dari berbagai unsur, mulai dari komunitas lokal, ecopreneur, hingga manajemen Circle K. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Desa Adat Kuta yang menilai kolaborasi lintas pihak sangat penting dalam menjaga kelestarian pantai sebagai ruang hidup masyarakat Bali.
Pangliman Pawongan Desa Adat Kuta, I Wayan Romiyasa, mengapresiasi langkah Circle K yang berani memulai inisiatif pengelolaan sampah menjadi barang bernilai guna dan ekonomi. Ia menilai kolaborasi semacam ini penting agar generasi mendatang tetap dapat menikmati keindahan pantai Bali.
Dari kegiatan tersebut, terkumpul sebanyak 186,5 kilogram sampah. Sebanyak 125 kilogram di antaranya masih dapat didaur ulang, sementara 61,5 kilogram sisanya akan dikelola lebih lanjut oleh Bali Recycle Center.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan Ecopreneur Weekend Market yang menghadirkan berbagai produk ramah lingkungan dari pelaku UMKM lokal. Melalui kegiatan ini, Circle K ingin mendorong konsumen untuk lebih mengenal produk berkelanjutan sekaligus membangun kebiasaan konsumsi yang lebih bertanggung jawab.
Sebagai gerai percontohan, Circle K Kamasutra Bali juga dilengkapi dengan fasilitas pendukung keberlanjutan, seperti area duduk yang dibuat dari limbah plastik daur ulang, tempat sampah terpilah, serta penggunaan kemasan makanan yang lebih ramah lingkungan. Ke depan, Circle K tengah mematangkan rencana untuk memperluas konsep serupa ke lebih banyak gerai, termasuk menghadirkan flagship store berkonsep berkelanjutan di kota-kota lain.
Melalui CirKular Day, Circle K menegaskan komitmennya dalam mengembangkan model ritel berkelanjutan yang terukur dan dapat direplikasi. Dengan melibatkan mitra, komunitas, dan pelanggan, Circle K berharap dapat menciptakan pengalaman belanja yang tidak hanya praktis dan nyaman, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan serta menginspirasi pelaku ritel lainnya untuk menerapkan praktik ramah lingkungan.


