BizTalk Kala Coffee Hadirkan Business Matching untuk Wujudkan Peluang Menjadi Bisnis Nyata di 2026
INFO OPPORTUNITY.ID— Awal tahun 2026 menjadi momentum penting bagi pelaku usaha untuk menata ulang strategi bisnis di tengah perubahan perilaku konsumen dan dinamika pasar yang semakin selektif. Di tengah kondisi tersebut, peluang bisnis tetap terbuka, namun menuntut kesiapan pelaku usaha dalam memahami market, membangun sistem yang rapi, serta memilih model usaha yang relevan dan berkelanjutan.
Menjawab kebutuhan tersebut, Kala Coffee menggelar sesi Business Matching melalui BizTalk bertajuk “Dari Peluang Jadi Bisnis Nyata Bersama Kala Coffee” dalam rangkaian IBOS Expo 2026. Kegiatan ini diselenggarakan pada Sabtu, 17 Januari 2026, pukul 19.00–19.45 WIB, bertempat di Main Stage, Convention Hall Grand Galaxy Park Mall Lantai 2, Bekasi Selatan.
BizTalk Kala Coffee menghadirkan Dinda dan Vita Amalia, selaku Consultant Business Kala Coffee, yang memaparkan materi strategis seputar kesiapan membangun bisnis di tahun 2026 berdasarkan tren dan kondisi market terkini. Dalam pemaparannya, ditegaskan bahwa bisnis tidak lagi cukup bertumpu pada ide atau tren sesaat, melainkan harus berangkat dari kebutuhan market yang nyata dan berulang, disertai segmentasi konsumen yang jelas serta sistem operasional yang terstruktur.
Melalui pendekatan business matching, sesi ini tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga mempertemukan calon mitra dengan peluang bisnis yang siap dijalankan. Peserta mendapatkan gambaran konkret mengenai langkah awal membangun usaha, mulai dari riset market, penentuan target konsumen, hingga penerapan strategi Product, Price, dan Placement (3P) agar bisnis relevan dengan daya beli pasar, efisien secara biaya, serta mampu mendorong pembelian berulang.
Dalam sesi tersebut, Kala Coffee juga mengulas sektor-sektor usaha yang dinilai memiliki potensi berkelanjutan di tahun 2026, antara lain F&B kebutuhan harian, retail kebutuhan harian, wellness & healthy lifestyle, serta fashion. Sebagai bagian dari business matching, Kala Coffee memperkenalkan model kemitraan yang dirancang ramah bagi pemula, dengan operasional yang efisien, kebutuhan biaya yang terukur, serta dukungan SOP dan pendampingan dari manajemen pusat.
“Awal tahun adalah waktu yang tepat untuk menyiapkan bisnis secara lebih matang. Di 2026, peluang akan lebih mudah diwujudkan menjadi bisnis nyata ketika pelaku usaha memahami market dan memiliki sistem yang siap dijalankan,” ujar Dinda, Consultant Business Kala Coffee.
“Melalui BizTalk dan business matching ini, kami ingin mempertemukan peluang dengan kesiapan. Sistem kemitraan Kala Coffee dirancang agar relevan dengan kondisi pasar saat ini dan dapat langsung diimplementasikan oleh mitra,” tambah Vita Amalia, Consultant Business Kala Coffee.

