Bank Mandiri Dorong Ekonomi Sirkular UMKM Kriya Lewat “Mandiri Looping for Life” di INACRAFT 2026
Alvin Ardian Pratama | 12-02-2026 11:40 WIB 13 readers
INFO OPPORTUNITY.ID-Di antara ribuan produk kriya Nusantara yang memadati ajang INACRAFT 2026, kehadiran Bank Mandiri tampil dengan pendekatan yang tak biasa. Melalui program “Mandiri Looping for Life”, perseroan menghadirkan model penguatan UMKM berbasis ekonomi sirkular, yang dirancang terintegrasi dari proses hulu hingga hilir.
Aktivasi ini berlangsung sepanjang 4–8 Februari 2026 dengan mengusung konsep “From Waste to Circular Craft Experience”. Bank Mandiri memposisikan sektor kriya sebagai titik temu antara kreativitas lokal, kepedulian lingkungan, serta penguatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Untuk mewujudkan inisiatif tersebut, Bank Mandiri menggandeng Rue, brand aksesori ramah lingkungan yang dikenal mengolah limbah plastik pascakonsumsi menjadi produk bernilai estetika sekaligus ekonomi. Kolaborasi ini memperlihatkan bagaimana limbah dapat bertransformasi menjadi komoditas kreatif yang relevan dengan pasar masa kini.
Corporate Secretary Bank Mandiri, Adhika Vista, menuturkan bahwa kerja sama ini mencerminkan praktik ekonomi sirkular yang aplikatif sekaligus sejalan dengan tema INACRAFT 2026, “Womenpreneurs in Craft”. Tema tersebut menyoroti peran perempuan sebagai motor inovasi dalam industri kriya nasional.
Dalam rangkaian program, pengunjung tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga diajak berpartisipasi langsung lewat “Circular Craft Experience” serta “Return & Restyle Workshop”. Kegiatan ini memberikan pemahaman praktis tentang proses upcycling, yaitu mengolah limbah menjadi produk baru yang memiliki nilai guna dan nilai jual.
Menurut Adhika, penguatan UMKM kriya tidak dapat berjalan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi lintas sektor — mulai dari perajin, komunitas kreatif, hingga pengelola limbah. Pendekatan ekosistem ini dinilai sebagai strategi konkret dalam memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan.
“Melalui Mandiri Looping for Life, kami mendorong UMKM kriya berkembang lewat ekonomi sirkular yang terintegrasi, mencakup edukasi, penciptaan produk bernilai tambah, hingga akses pasar. Ini bagian dari komitmen kami sebagai mitra strategis pemerintah untuk menghadirkan ekonomi yang inklusif, kompetitif, dan berkelanjutan,” ujar Adhika.
Tak hanya berfokus pada kriya, Bank Mandiri juga memperluas edukasi keberlanjutan lewat inisiatif “Livin’ Planet”. Program ini mengajak masyarakat memahami penghitungan jejak karbon sekaligus praktik carbon offsetting, sebagai langkah membangun kesadaran gaya hidup rendah emisi.
Sasaran program mencakup pelaku UMKM kriya, perempuan perajin, komunitas kreatif, hingga masyarakat umum dan nasabah yang ingin terlibat dalam praktik berkelanjutan. Pendekatan kolaboratif ini diharapkan menciptakan nilai tambah nyata bagi ekonomi lokal sekaligus menjaga kualitas lingkungan.
Sepanjang 2025, implementasi Mandiri Looping for Life telah menunjukkan dampak terukur. Partisipasi publik melalui fitur Livin’ Planet mendorong penanaman 1.429 pohon, dengan estimasi penurunan emisi sekitar 52 ton CO₂e.
Di sektor fesyen berkelanjutan, program ini berhasil mengumpulkan 2,5 ton pakaian tak terpakai, di mana 1 ton di antaranya telah diolah menjadi produk tekstil upcycled. Langkah tersebut berkontribusi pada pengurangan emisi sekitar 8 ton CO₂e dan penghematan air setara 13,5 juta liter.
Sementara itu, lebih dari 1 ton limbah plastik juga telah diproses, menekan emisi karbon sekitar 2 ton CO₂e sekaligus memberikan dampak ekonomi langsung bagi pengumpul sampah dan komunitas perajin, termasuk keterlibatan 13 perempuan artisan dalam proses produksi.
Ke depan, Bank Mandiri menegaskan komitmennya untuk terus memperluas kolaborasi berbasis ekosistem. Tujuannya bukan hanya mempercepat pertumbuhan UMKM, tetapi juga menjaga keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Langkah ini menandai strategi jangka panjang perusahaan dalam menghadirkan keunggulan berkelanjutan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat sekaligus arah pembangunan ekonomi Indonesia.


