Amartha Impact Festival 2025 Hadirkan Pasar Minggu Pahingan, Perkuat Pemberdayaan UMKM Perempuan

INFO OPPORTUNITY.ID-Amartha.org sebagai bagian dari Amartha Financial Group kembali menggelar Amartha Impact Festival 2025 pada 22–23 November 2025. Festival ini menghadirkan berbagai aktivitas publik, mulai dari diskusi Ruang Lestari, pertunjukan tari tradisional, pameran foto etnografi, hingga bazaar UMKM mitra Amartha.

Salah satu program unggulan tahun ini adalah Pasar Minggu Pahingan, sebuah wadah pemberdayaan UMKM yang diinisiasi oleh Omah Wulangreh sejak 2019. Tahun ini, Omah Wulangreh berkolaborasi dengan UMKM binaan Amartha untuk menghadirkan berbagai produk kuliner, minuman, fesyen, hingga kain-kain nusantara.

Chairman Amartha.org Aria Widyanto mengungkapkan bahwa Amartha telah mendukung penyelenggaraan Pasar Minggu Pahingan selama dua tahun berturut-turut.“Kami memiliki misi yang sama, yaitu bagaimana berkolaborasi untuk mendukung UMKM. Terutama UMKM perempuan, agar mereka bisa tumbuh, berkontribusi pada kesejahteraan keluarga, dan mendorong perekonomian nasional dari level grassroots,” ujar Aria, di Jakarta (23/11).

IBOS Expo 2026

Ia menambahkan, semangat tersebut sejalan dengan visi Amartha dalam mendorong inklusi keuangan dan meningkatkan partisipasi perempuan sebagai pengusaha mikro melalui layanan keuangan digital yang mereka sediakan.

Pada Pasar Minggu Pahingan tahun ini, Amartha mengundang sekitar 30 UMKM perempuan dari berbagai kota, seperti Solo, Bogor, dan wilayah mitra binaan Amartha lainnya.

“Mereka kami pilih dari berbagai industri, mulai dari makanan dan minuman, batik, kerajinan, hingga souvenir. Semua merupakan representasi dari jenis usaha yang selama ini Amartha dukung di seluruh Indonesia,” jelas Aria.

IBOS Expo 2026

Terkait dampaknya terhadap brand, Aria mengakui bahwa kegiatan ini memberikan respon positif dari publik. “Biasanya usaha mikro berada di pedesaan. Dengan menghadirkan mereka di Jakarta, publik bisa melihat langsung bagaimana Amartha mendorong industri di desa agar tumbuh. Ini juga membantu kami memperkenalkan bisnis Amartha ke masyarakat yang lebih luas,” ujarnya.

Tahun ini, skala acara pun meningkat. Jika pada 2024 Pasar Minggu Pahingan hanya berlangsung satu hari, tahun ini diperpanjang menjadi dua hari.

Jumlah pengunjung diproyeksikan meningkat dari 3.000 orang tahun lalu menjadi 4.000–5.000 pengunjung pada 2025.

IBOS Expo 2026

Di sela acara, Agustina, pemilik UMKM Fashion Etnik Ibu Agustina asal Yogyakarta, membagikan pengalamannya sebagai mitra Amartha selama tiga tahun. Usaha yang dirintis sejak tahun 2000 ini awalnya ia mulai sebagai penjahit rumahan.

“Saya memulai sebagai penjahit biasa. Usaha lalu berkembang menjadi koleksi ready to wear yang mengangkat wastra Indonesia,” tuturnya.

Menurutnya, keikutsertaan dalam event seperti Pasar Minggu Pahingan sangat membantu memperluas pasar.

IBOS Expo 2026

“Ini tahun kedua saya ikut. Tahun lalu hasilnya bagus, dan tahun ini lebih bagus lagi. Banyak yang PO karena saya membawa koleksi terbatas,” tambahnya.

Melalui Amartha Impact Festival 2025, Amartha kembali menegaskan peran pentingnya dalam membangun impact economy yang memberdayakan perempuan, memperluas akses pasar UMKM, dan memperkuat ekosistem ekonomi lokal.

Kolaborasi yang berjalan baik serta respon positif dari publik menjadi sinyal bahwa agenda ini berpotensi menjadi festival tahunan berskala lebih besar pada tahun-tahun mendatang.

IBOS Expo 2026
Video Pilihan dari INFOBRAND TV
DISCLAIMER
Media INFO OPPORTUNITY tidak bertanggungjawab atas segala bentuk transaksi yang terjalin antara pembaca, pengiklan, dan perusahaan yang tertuang dalam website ini. Kami sarankan untuk bertanya atau konsultasi kepada para ahli sebelum memutuskan untuk melakukan Kerjasama bisnis.

Member of:

Supported By: