TOPREK: Raih Keuntungan dengan Konsep Kemitraan Inovatif dari Olahan Ayam krispi
FRANCHISEGLOBAL.COM– Toprek, sebuah brand kuliner ayam geprek yang baru saja berdiri pada tahun 2024, hadir dengan konsep inovatif dan peluang kemitraan. Brand ini mengusung ayam goreng krispi dengan berbagai pilihan sambal pedas sebagai produk utama, yang dijual dengan harga terjangkau agar dapat dinikmati oleh berbagai kalangan masyarakat.
Watina, Manajemen Operasional Toprek, menyampaikan bahwa dirinya bertanggung jawab dalam pengawasan operasional outlet, menjaga kualitas produk, dan memberikan dukungan teknis kepada mitra. Selain itu, Watina juga menjembatani komunikasi antara owner dengan mitra untuk memastikan hubungan yang baik.
Toprek memiliki visi untuk membantu mitra mewujudkan impian membuka usaha dengan dukungan penuh dari tim manajemen berpengalaman lebih dari 10 tahun di industri fast food. Fokus utama Toprek adalah menjaga kualitas bahan, memastikan rasa produk yang konsisten, serta menyediakan desain rombong (Booth) stylish yang mampu menarik perhatian pelanggan.
“Rasa ayam krispi dan sambal kami sangat diterima oleh masyarakat. Kami juga mengutamakan SOP dan pelatihan yang jelas agar mitra dapat menjalankan operasional dengan baik. Desain rombong kami yang mengikuti tren terkini menjadi salah satu keunggulan dibandingkan kompetitor,” jelas Watina.
Toprek memaksimalkan berbagai cara untuk menjangkau pelanggan baru, seperti promosi pembukaan di area lokal, bergabung dengan platform GrabFood dan GoFood, bekerja sama dengan influencer, serta menggunakan iklan di Instagram dan TikTok. Watina juga menambahkan, "Kualitas produk adalah prioritas utama. Dengan menjaga kualitas, kami berharap pelanggan menjadi loyal dan menyebarkan rekomendasi positif secara mulut ke mulut."
Selain itu, Toprek fokus membangun eksistensi di media sosial agar lebih dikenal oleh masyarakat. “Kami ingin terus hadir di sosial media agar mudah dijangkau dan relevan dengan perilaku konsumen. Konten yang menarik sekaligus memberikan edukasi produk juga menjadi strategi kami,” tambahnya.
Dengan pengalaman di industri fast food, tim manajemen Toprek berkomitmen mendampingi mitra mulai dari persiapan lokasi, perjanjian kemitraan, hingga pelatihan operasional dan pemasaran. Watina menekankan pentingnya komitmen dan kerja sama antara kedua belah pihak untuk mencapai kesuksesan bisnis.
“Mitra tidak perlu khawatir tentang operasional, karena kami siap memberikan dukungan penuh. Kami memastikan supply bahan baku berkualitas dan strategi pemasaran yang efektif,” ungkapnya.
Dalam lima hingga sepuluh tahun kedepan, Toprek berencana memperluas jangkauan outlet secara realistis, dengan tetap mengutamakan kualitas dibanding kuantitas. Selain itu, Toprek akan melakukan diversifikasi produk dan menerapkan teknologi baru untuk menghadirkan inovasi yang relevan di pasar.
Saat ini, Toprek telah memiliki 2 outlet yang beroperasi di Sidoarjo, tepatnya di daerah Tulangan dan Graha Kota. Investasi kemitraan ditawarkan dengan harga terjangkau, mencakup paket lengkap seperti rombong (booth), peralatan, dan bahan baku awal.
“Untuk investasi kemitraan Toprek Rp 125 juta, dari investasi tersebut mitra akan mendapat booth, bahan baku awal, dan penggunaan brand Toprek,” jelasnya.
Dengan konsep yang kuat, dukungan manajemen berpengalaman, serta peluang kemitraan yang menguntungkan, Toprek siap berkembang dan menjadi salah satu pemain utama di industri kuliner Indonesia.


