Tak Terkait AI, RicheeseGPT Jadi Inovasi Menu Terbaru Richeese Factory
INFO OPPORTUNITY.ID-Richeese Factory kembali menghadirkan inovasi menu untuk menjawab selera pasar yang terus berkembang. Kali ini, restoran cepat saji yang identik dengan saus keju khas tersebut resmi meluncurkan menu ayam terbaru dengan balutan seasoning garlic parmesan bernama Garlic Parmesan Temptation.
Menariknya, untuk memudahkan komunikasi dan memperkuat daya ingat konsumen, menu anyar ini disingkat menjadi RicheeseGPT. Sekilas, nama tersebut memang mengingatkan pada teknologi kecerdasan buatan yang tengah populer. Namun pihak perusahaan menegaskan bahwa makna di baliknya sama sekali berbeda.
“Perlu kami luruskan, ini bukan tentang artificial intelligence. RicheeseGPT merupakan kependekan dari Garlic Parmesan Temptation,” jelas Chandrataruna, perwakilan Corporate Communication Richeese Factory, saat acara peluncuran menu yang digelar pada Sabtu (13/2) di outlet Richeese Factory Veteran, Jakarta Selatan.
Ia menambahkan, jika teknologi AI bekerja dengan mengolah data, maka RicheeseGPT justru “bekerja” dengan memanjakan indera perasa. Filosofi tersebut sejalan dengan pendekatan kreatif Richeese Factory dalam menghadirkan pengalaman kuliner yang berbeda dari sebelumnya.
Mengusung tagline “Berani Explore Rasa”, kehadiran menu ini ditujukan bagi Cheesemate, sebutan bagi pelanggan setia Richeese Factory, yang menginginkan alternatif rasa di luar dominasi sensasi pedas yang selama ini melekat kuat pada brand tersebut.
Berbeda dengan Fire Chicken yang terkenal lewat level kepedasan ekstrem, Richeese Chicken Garlic Parmesan dirancang sebagai menu non-spicy friendly. Varian ini menyasar konsumen yang kurang menyukai rasa pedas, namun tetap menginginkan cita rasa yang kaya dan memuaskan.
Langkah ini sekaligus menjadi strategi perusahaan untuk memperluas pangsa pasar. Pasalnya, segmen pencinta makanan non-pedas di Indonesia terbilang besar dan stabil, meski kerap kalah sorotan dibanding tren kuliner pedas yang viral. Kelompok ini mencakup anak-anak, lansia, konsumen dengan sensitivitas lambung, hingga mereka yang lebih menyukai rasa gurih, manis, dan rempah yang seimbang.
“Melalui RicheeseGPT, kami mengajak siapa pun untuk berani mengeksplorasi rasa dan menikmati perpaduan keju Parmesan dengan aroma garlic yang autentik,” ujar Chandrataruna.
Secara rasa, menu ini menawarkan sensasi gurih dan cheesy yang berpadu dengan keharuman bawang putih sejak gigitan pertama. Tekstur ayamnya tetap menjadi andalan—renyah di bagian luar namun juicy di dalam—dengan taburan seasoning keju Parmesan yang melimpah serta aroma garlic yang tidak berlebihan, sehingga nyaman di lidah.
Sebagai informasi, Richeese Factory pertama kali berdiri pada tahun 2011 dengan membuka gerai perdana di Paris Van Java Mall, Bandung, Jawa Barat. Ekspansinya terus berlanjut hingga ke mancanegara, ditandai dengan pembukaan outlet di Malaysia pada tahun 2023.
Saat ini, Richeese Factory telah mengoperasikan 422 gerai di seluruh Indonesia, termasuk menjangkau wilayah Indonesia Timur, serta 93 outlet di Malaysia, mempertegas posisinya sebagai salah satu pemain utama di industri restoran cepat saji berbasis keju di kawasan Asia Tenggara.


