Pertumbuhan Industri Vape Menguat, Kepatuhan Regulasi Jadi Kunci Keberlanjutan

INFO OPPORTUNITY.ID- Industri rokok elektrik atau e-cigarette di Indonesia terus memperlihatkan geliat positif. Data dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan menunjukkan bahwa penerimaan cukai rokok elektrik sepanjang 2025 mengalami peningkatan sebesar 7,38 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian ini menandakan meningkatnya kontribusi sektor vape terhadap penerimaan negara.

Namun demikian, pertumbuhan tersebut perlu diimbangi dengan penguatan regulasi dan pengawasan agar industri dapat berkembang secara sehat dan berkelanjutan. Kepatuhan terhadap aturan dinilai menjadi faktor krusial dalam menjaga kredibilitas serta kepercayaan publik.

Salah satu pelaku industri yang menaruh perhatian serius pada aspek tersebut adalah PT Delta Sukses Teknologi. Perusahaan ini menegaskan komitmennya untuk menjalankan bisnis secara transparan serta selaras dengan regulasi yang berlaku.

IBOS Expo 2026

Commercial and Corporate Director DST, Ira Octaviera, menuturkan bahwa konsistensi pelaku industri dalam menjaga standar kepatuhan menjadi fondasi utama bagi keberlangsungan industri vape di Tanah Air.

Menurut Ira, inovasi produk tetap diperlukan untuk menjawab kebutuhan pasar, namun tidak boleh mengesampingkan aspek tanggung jawab. “Inovasi harus berjalan seiring dengan transparansi dan komitmen menghadirkan produk yang aman serta bertanggung jawab bagi konsumen,” ujarnya dalam acara buka puasa bersama media di Jakarta.

Ia menjelaskan, prinsip tanggung jawab tersebut diterapkan secara menyeluruh, mulai dari proses produksi, distribusi, hingga strategi pemasaran. Seluruh produk DST telah melalui pengujian di laboratorium nasional maupun internasional, serta memenuhi standar Tobacco Products Directive Safety Uni Eropa (2014/40/EU), khususnya terkait keamanan bahan baku.

IBOS Expo 2026

Selain itu, DST menerapkan kebijakan penjualan terbatas bagi konsumen berusia 21 tahun ke atas. Kebijakan ini diperkuat dengan pendekatan edukatif dan keterbukaan informasi agar konsumen memahami produk yang mereka gunakan.

“Keberlanjutan industri tidak semata diukur dari besarnya pasar, tetapi dari seberapa kuat komitmen pelaku usaha dalam menjaga standar dan membangun kepercayaan publik,” tegas Ira.

Untuk menjawab kebutuhan pasar yang terus berkembang, DST juga melakukan diversifikasi produk. Di segmen vape sekali pakai, perusahaan menghadirkan DJOY yang diluncurkan pada Oktober 2024, disusul DJOY Beam Series pada September 2025 dengan fokus pada kualitas rasa dan performa.

IBOS Expo 2026

Sementara di kategori open-system, DST meluncurkan lini DWAY melalui DWAY Stark pada Mei 2025, kemudian diperkuat dengan DWAY Ultra pada November di tahun yang sama. Produk-produk tersebut dirancang untuk memberikan fleksibilitas dan pilihan yang lebih luas bagi konsumen dewasa.

Tak hanya dari sisi produk, perusahaan juga memperluas jaringan distribusi. Saat ini, DST mengandalkan ritel modern dan vape store, dengan rencana ekspansi ke kota-kota tier-2 di berbagai wilayah Indonesia. “Ke depan, perluasan channel distribusi akan terus dilakukan agar produk lebih dekat dengan konsumen,” pungkas Ira.

Video Pilihan dari INFOBRAND TV
DISCLAIMER
Media INFO OPPORTUNITY tidak bertanggungjawab atas segala bentuk transaksi yang terjalin antara pembaca, pengiklan, dan perusahaan yang tertuang dalam website ini. Kami sarankan untuk bertanya atau konsultasi kepada para ahli sebelum memutuskan untuk melakukan Kerjasama bisnis.

Member of:

Supported By: