Peluang Bisnis Roasting Kian Terbuka, Kopi Olahan Disiapkan Jadi Motor Ekspor Baru
INFO OPPORTUNITY.ID-Industri kopi Indonesia terus menunjukkan potensi besar, tidak hanya dari sisi produksi, tetapi juga dari pengolahan bernilai tambah. Pemerintah kini mendorong transformasi sektor kopi melalui strategi hilirisasi, salah satunya dengan memperkuat industri roasting dan produk olahan. Langkah ini dinilai penting agar kopi Indonesia tidak lagi hanya dikenal sebagai bahan mentah, tetapi juga sebagai produk siap konsumsi yang kompetitif di pasar global.
Data menunjukkan ekspor kopi nasional mencapai lebih dari US$1,63 miliar pada 2024, dengan volume sekitar 316 ribu ton. Angka tersebut menegaskan posisi kopi sebagai komoditas perkebunan strategis yang menopang ekonomi sekaligus membuka peluang pengembangan industri hilir. Produksi kopi nasional sendiri mencapai sekitar 813 ribu ton, yang menjadi fondasi kuat untuk memperluas industri pengolahan di dalam negeri.
Menteri Pertanian menekankan bahwa arah pengembangan kopi ke depan tidak lagi berfokus pada volume produksi semata, melainkan pada peningkatan kualitas dan nilai tambah. Hilirisasi dianggap sebagai kunci agar petani memperoleh manfaat ekonomi yang lebih besar, sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di pasar global. Penguatan produktivitas kebun rakyat, peremajaan tanaman, hingga perbaikan penanganan pascapanen menjadi bagian dari strategi tersebut.
Dalam konteks hilir, peluang bisnis roasting menjadi semakin menarik. Industri pengolahan kopi, mulai dari roasting, kopi siap seduh, ekstrak kopi, hingga diversifikasi produk turunan, dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang. Tren konsumsi kopi specialty dan meningkatnya permintaan global terhadap produk olahan juga mempercepat transformasi ini, sekaligus membuka ruang bagi pelaku usaha baru di sektor kopi.
Selain memperluas peluang usaha, pemerintah juga menargetkan peningkatan akses pasar ekspor hingga 2026. Upaya tersebut dilakukan melalui konsistensi mutu, pemenuhan standar internasional, serta penguatan branding kopi Indonesia di pasar global. Kemitraan antara petani dan pelaku industri juga didorong agar proses hilirisasi berjalan lebih terintegrasi, dari hulu hingga hilir.
Dengan strategi yang terarah, kopi Indonesia berpeluang naik kelas dari sekadar komoditas menjadi produk bernilai tinggi. Transformasi ini tidak hanya membuka peluang bisnis baru, khususnya di sektor roasting dan olahan, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam industri kopi dunia.

