Kalbe Farma Genjot Bisnis Alat Kesehatan Lokal Lewat Produksi CT Scan dan Kemitraan Global
INFO OPPORTUNITY.ID-PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) terus memperkuat ekspansinya di sektor alat kesehatan (alkes), sebagai bagian dari strategi diversifikasi dan peningkatan kontribusi pendapatan dari sektor non-farmasi.
Salah satu langkah utama dilakukan melalui anak usaha PT Forsta Kalmedic Global, yang menjadi pilar manufaktur alat kesehatan Kalbe. Perusahaan kini fokus membangun kapasitas produksi di dalam negeri sejalan dengan upaya peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dan mendukung kemandirian sektor kesehatan nasional.
“Kalbe berkomitmen mendukung kemandirian alat kesehatan dalam negeri melalui produksi lokal dan penguatan kapasitas manufaktur,” ujar Hari Nugroho, Head of Corporate External Communication KLBF.
Produksi CT Scan Pertama di Indonesia
Terobosan besar KLBF hadir lewat kolaborasi strategis dengan GE HealthCare Technologies Inc. Pada Juni 2025, Kalbe dan GE HealthCare meresmikan fasilitas produksi Computed Tomography (CT) Scan pertama di Indonesia, berlokasi di Bogor. Inisiatif ini menjadi langkah penting dalam transfer teknologi dan pengembangan perangkat medis berteknologi tinggi secara lokal.
Selain CT scan, Kalbe juga telah memproduksi:
-
Benang bedah (surgical sutures) – komersial sejak 2021
-
Mobile X-ray
-
Dialyzer (alat cuci darah)
-
Produk alkes lain yang tengah dikembangkan: USG, endoskopi, dan mesin hemodialisis
Kepatuhan & Kualitas: Fokus Utama Pengembangan Produk
Kalbe menegaskan bahwa seluruh proses pengembangan produk alkes dilakukan dengan mengacu pada standar Good Manufacturing Practices (GMP) yang ditetapkan pemerintah.
“Kami berkomitmen menghadirkan produk yang sesuai regulasi, dengan standar mutu tinggi dan fokus pada pasar domestik,” kata Hari.
Target Pertumbuhan dan Kontribusi Alkes
Meskipun kontribusi alat kesehatan saat ini masih relatif kecil, yaitu sekitar 5% dari total segmen distribusi dan logistik KLBF, potensi pertumbuhan masih sangat terbuka.
Kalbe menargetkan pertumbuhan “high single digit” untuk sektor alat kesehatan secara tahunan, seiring dengan peningkatan kapasitas produksi dan perluasan portofolio produk.


