I Can Read: Membuka Peluang Franchise untuk Peningkatan Literasi Anak

FRANCHISEGLOBAL.COM-Di era digital saat ini, paparan gadget terhadap anak-anak sudah menjadi hal yang sulit dihindari. Berdasarkan riset, gadget ternyata memiliki dampak negatif terhadap perkembangan komunikasi anak, terutama dalam kemampuan berkomunikasi secara normal sesuai usia mereka. Fenomena ini terjadi pada sekitar 5-10% anak di Indonesia dengan dampak yang paling besar dirasakan pada anak usia emas (2-5 tahun).

Menurut Heru Attan, Country Director I CAN READ Indonesia, salah satu cara untuk mengatasi dampak negatif dari gadget adalah dengan memperkuat ajaran literasi pada anak. Literasi yang kuat diyakini dapat membantu anak mengembangkan kemampuan bahasa dan komunikasi dengan lebih baik.

I CAN READ adalah program yang dikembangkan oleh dua psikolog pendidikan asal Australia melalui riset selama lebih dari 15 tahun. Program ini hadir untuk membantu anak-anak yang mengalami kesulitan membaca, termasuk anak yang mengalami disleksia. Salah satu fokus utama I CAN READ adalah memberikan solusi pembelajaran bahasa Inggris yang mudah dipahami oleh anak-anak sejak usia 2,5 tahun.

IBOS Expo 2026

Metode I CAN READ bukan hanya membantu anak belajar membaca, tetapi juga memperkuat kemampuan bahasa Inggris mereka secara keseluruhan, seperti pengucapan, mendengarkan, dan kemampuan komunikasi yang baik. Di Singapura, I CAN READ bahkan telah diakui oleh Kementerian Pendidikan Singapura dan digunakan dalam kurikulum Sekolah Dasar setelah melewati serangkaian tes dan analisis, termasuk NARA-R Test.

“Adapun misi I CAN READ adalah menyediakan kurikulum dan solusi e-learning terbaik yang relevan dengan pasar, serta konsisten dalam menghasilkan dampak yang memuaskan. Visi I CAN READ adalah menjadi pemimpin pasar dalam pendidikan bahasa Inggris premium di Asia, Timur Tengah, dan wilayah lainnya,” jelas Heru.

Dengan metode yang DIFFERENT, PROVEN & TRUSTED, I CAN READ yakin bahwa program mereka mampu membantu anak-anak meningkatkan kemampuan berbicara dan berbahasa sejak dini. Program ini dirancang untuk anak-anak usia 2,5 hingga 18 tahun, dengan keyakinan bahwa kemampuan literasi merupakan fondasi dasar dalam mengembangkan kemampuan kognitif lainnya, seperti berpikir kritis dan pemecahan masalah.

IBOS Expo 2026

Mengikuti perkembangan teknologi, I CAN READ memanfaatkan berbagai media promosi, termasuk sosial media dan influencer Parents & Kids untuk menjangkau pelanggan baru. Selain itu, mereka juga memiliki komunitas orang tua yang aktif dalam berbagi ilmu tentang parenting, yang sekaligus menjadi platform untuk meningkatkan brand awareness I CAN READ.

Bagi mitra franchise, I CAN READ akan memberikan dukungan penuh, mulai dari operasional, akademik, hingga pemasaran. Franchise juga dibekali dengan strategi untuk mendatangkan siswa baru dan mempertahankan siswa yang sudah bergabung. Dalam jangka waktu 5 hingga 10 tahun mendatang, I CAN READ berharap dapat memperluas layanan hingga ke seluruh wilayah Indonesia, sehingga lebih banyak anak yang bisa mempelajari bahasa Inggris dengan metode yang tepat sejak dini.

Saat ini, I CAN READ Indonesia memiliki 57 pusat pembelajaran yang tersebar di kota-kota besar seperti Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, Medan, dan lainnya. Sistem franchise I CAN READ berlaku selama 5 tahun, dan bagi yang tertarik untuk bermitra, informasi lebih lanjut mengenai biaya franchise dapat diperoleh melalui WhatsApp di nomor 081807088885.

IBOS Expo 2026

Dengan metode yang telah terbukti efektif, I CAN READ menjadi solusi yang ideal bagi orang tua yang ingin membantu anak-anaknya mengembangkan kemampuan literasi dan bahasa Inggris secara optimal di usia dini.

 

Video Pilihan dari INFOBRAND TV

Request Information

To learn more about I Can Read, request information today!

DISCLAIMER
Media INFO OPPORTUNITY tidak bertanggungjawab atas segala bentuk transaksi yang terjalin antara pembaca, pengiklan, dan perusahaan yang tertuang dalam website ini. Kami sarankan untuk bertanya atau konsultasi kepada para ahli sebelum memutuskan untuk melakukan Kerjasama bisnis.

Member of:

Supported By: