Grab Indonesia Perkenalkan Teknologi AI untuk Genjot Transaksi Mitra UMKM
INFO OPPORTUNITY.ID— Grab Indonesia semakin agresif dalam mengenalkan teknologi kecerdasan buatan (AI) kepada para mitra usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Inisiatif ini bertujuan untuk mendorong peningkatan transaksi para mitra sekaligus mendongkrak pendapatan perusahaan.
Melalui jaringan komunitas mitranya, Grab meluncurkan berbagai solusi berbasis AI yang terintegrasi dalam aplikasi GrabMerchant. Salah satu pendekatan strategis dilakukan lewat komunitas SERABI (Sekumpulan Perempuan Bisa), yang menjadi wadah pemberdayaan perempuan pelaku UMKM.
Teknologi AI yang diperkenalkan antara lain melalui fitur Asisten AI dalam aplikasi GrabMerchant, chatbot berbasis Large Language Model (LLM) yang bertindak sebagai penasihat bisnis digital 24 jam. Fitur ini membantu pelaku UMKM dalam mengoptimalkan operasional bisnis, mulai dari pengembangan menu, strategi penjualan, hingga promosi produk.
Tak hanya itu, Grab juga menghadirkan peluang pendapatan tambahan melalui layanan GrabKios dan program referensi, serta akses pendanaan usaha lewat GrabModal Mantul.
“Saat ini, 61% business owner di platform Grab adalah perempuan dan sebagian besar merupakan pelaku UMKM. Melalui acara ini, kami ingin terus mendorong inklusi digital dan membuka akses peluang seluas-luasnya kepada perempuan pelaku UMKM melalui akselerasi dan digitalisasi bisnis,” ujar Rivana Mezaya, Director of Digital & Sustainability Grab Indonesia.
Bagi pelaku usaha yang sebelumnya mengandalkan cara konvensional, teknologi AI ini terbukti memberikan dampak positif. Salah satunya dialami oleh Yani Sardini, pemilik usaha Gado-Gado Seruni.
“Dari dulu saya jualan pakai cara tradisional, setelah bergabung dengan Grab di tahun 2020, akhirnya usaha saya mulai berkembang di ranah online. Apalagi pekerjaan saya jadi semakin mudah karena ada fitur Asisten AI yang bisa kasih solusi untuk mengembangkan menu hingga tips untuk meningkatkan penjualan,” ungkapnya.
Langkah Grab ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam mendorong transformasi digital di sektor UMKM, sekaligus memperkuat ekosistem bisnis yang inklusif dan berkelanjutan.

