Geluti Bisnis F&B, Hotman Paris Buka Tempat Makan Ramen dengan Harga Terjangkau

FRANCHISEGLOBAL.COM-Pengacara kondang Hotman Paris mengembangkan sayapnya di dunia bisnis. Kini, pria 64 tahun itu membuka usaha di bidang food and bevarages atau F&B, berupa tempat makan ramen yang bernama Hotmen. Meluncurkan konsep ramen yang terjangkau, Hotmen menawarkan pengalaman kuliner Jepang dengan harga mulai dari Rp 5 ribu.

"Kami berkomitmen untuk memberikan pengalaman kuliner Jepang yang berbeda, tetapi tetap dengan harga terjangkau, tanpa mengorbankan kualitas produk kami," ujar Hotman Paris selaku Owner dari Hotmen Indonesia.

Meskipun harga ramah di kantong, tetapi Hotmen tetap menyajikan ramen dengan cita rasa khas Jepang yang menggugah selera. Adapun varian menu ramen di sana, mulai dari Signature Tori Dry Ramen, Signature Tori Baitan Ramen, hingga Ultimate Ramen Jumbo.

Selain ramen, ada pula menu lain, seperti Beef Yakiniku, Katsu Mentai Cheese Sushi, dan Ebi Tempura. Kemudian, ada varian menu Gelato yang terdiri dari 16 rasa dengan harga mulai dari Rp 15 ribu untuk cup dan Rp 17 ribu untuk cone.

Pengunjung pun tidak perlu khawatir, karena semua menu di Hotmen dipastikan tidak mengandung babi dan minyak babi (no pork no lard).

"Melalui inovasi dan dedikasi kami, kami berharap Hotmen dapat menjadi pilihan yang memberikan pengalaman kuliner Jepang yang luar biasa kepada masyarakat Indonesia," tutur Hotman Paris. Senada dengan Hotman, CEO Hotmen Indonesia, Ikang Tjahjadi menjelaskan konsep tempat makannya tersebut. Dia berharap para pengunjung yang datang mendapat pengalaman tak terlupakan. "Hotmen membawa konsep baru dalam dunia kuliner Jepang sebagai UMKM di Indonesia, kami memadukan kenikmatan sajian ramen anak bangsa yang ramah di kantong sambil ditemani berbagai hiburan yang menarik," tutur Ikang Tjahjadi.


Video Pilihan dari INFOBRAND TV
DISCLAIMER
Media INFO OPPORTUNITY tidak bertanggungjawab atas segala bentuk transaksi yang terjalin antara pembaca, pengiklan, dan perusahaan yang tertuang dalam website ini. Kami sarankan untuk bertanya atau konsultasi kepada para ahli sebelum memutuskan untuk melakukan Kerjasama bisnis.

Member of:

Supported By: