DHL Perkuat Komitmen di Indonesia, Dukung Pertumbuhan Logistik dan Perdagangan Global

INFO OPPORTUNITY.ID-Dalam lanskap perdagangan global yang semakin kompleks akibat ketegangan geopolitik, perubahan rantai pasok, hingga akselerasi digital, Indonesia muncul sebagai salah satu kekuatan baru yang menarik perhatian dunia. Tak hanya memiliki pasar domestik yang besar, Indonesia juga dinilai strategis sebagai pusat logistik dan manufaktur regional.

Melihat potensi tersebut, perusahaan logistik global DHL menegaskan komitmennya melalui strategi jangka panjang bertajuk Strategy 2030 – Accelerate Sustainable Growth. Salah satu indikator pentingnya adalah laporan DHL Trade Atlas 2025 yang memproyeksikan Indonesia akan masuk dalam jajaran 30 negara dengan pertumbuhan perdagangan tercepat dan terbesar dalam lima tahun ke depan.

Namun, pertumbuhan ini dihadapkan pada tantangan infrastruktur logistik yang harus semakin gesit, pintar, dan berkelanjutan. Inilah yang mendorong DHL untuk mengoptimalkan tiga unit operasionalnya di Indonesia: DHL Express, DHL Global Forwarding, dan DHL Supply Chain.

IBOS Expo 2026

"Selama ini, negara-negara tetangga lebih sering dilihat sebagai acuan ketahanan rantai pasok. Padahal Indonesia memiliki keunggulan kompetitif, mulai dari pasar domestik yang besar hingga sumber daya manusia yang melimpah," ujar Ahmad Mohamad, Senior Technical Advisor DHL Express Indonesia, dalam pernyataannya pada 20 Juni 2025. Ia juga menyebutkan bahwa pemerintah terus melakukan modernisasi sektor logistik melalui platform National Logistics Ecosystem.

Lebih lanjut, Ahmad menyoroti potensi pertumbuhan logistik di luar Jakarta. "Kota-kota seperti Surabaya, Semarang, Batam, dan Bali menyimpan peluang besar sebagai titik diversifikasi rantai pasok. Kami juga ingin mendukung pelaku usaha lokal untuk berekspansi ke pasar global melalui e-commerce," jelasnya.

DHL saat ini memiliki lebih dari 4.000 karyawan dan mengoperasikan 180 fasilitas di seluruh Indonesia. Dengan jaringan logistik global yang terintegrasi, DHL siap menjadi mitra strategis bagi pelaku usaha lokal maupun internasional.

IBOS Expo 2026

Di sektor kendaraan listrik (EV), DHL mencermati peluang yang berkembang pesat. Matthias Gehrsitz, Managing Director DHL Supply Chain Indonesia, mengungkapkan bahwa Indonesia menargetkan diri sebagai tiga besar produsen baterai EV dunia pada 2027. "Sejak tahun lalu, tujuh produsen EV telah menyatakan niat membangun pabrik di Indonesia. Kami telah bekerja sama dengan merek seperti Chery dan Wuling Motors, dan siap menyediakan layanan logistik menyeluruh, aman, serta sesuai regulasi untuk mendukung industri ini," ujarnya.

Tak hanya kendaraan listrik, DHL juga berperan aktif dalam sektor ilmu hayati dan kesehatan (Life Sciences & Healthcare). Nicholas Bongsosartono, Presiden Direktur DHL Global Forwarding Indonesia, menjelaskan bahwa pasar farmasi nasional diproyeksikan mencapai US$11 miliar pada 2025. "DHL telah membangun fasilitas berstandar suhu khusus serta menghadirkan layanan Medical Express untuk menjamin mutu produk biomedis," katanya.

Dalam mendukung industri kesehatan regional, DHL mengumumkan investasi sebesar €500 juta di Asia Pasifik. Investasi ini digunakan untuk memperkuat infrastruktur logistik kesehatan di bawah payung merek baru, DHL Health Logistics, yang mengintegrasikan seluruh layanan dari berbagai divisi.

IBOS Expo 2026

Dari sisi keberlanjutan, DHL menjadi pelopor logistik rendah emisi karbon di Indonesia. DHL Express telah mengimplementasikan layanan GoGreen Plus dengan bahan bakar aviasi berkelanjutan (SAF) yang mampu menurunkan emisi hingga 80%. Sementara itu, DHL Global Forwarding dan DHL Supply Chain juga terus mengembangkan penggunaan kendaraan listrik, gudang netral karbon, serta manajemen ramah lingkungan di seluruh jaringan operasional.

Dengan strategi menyeluruh ini, DHL semakin mempertegas perannya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan perdagangan Indonesia menuju masa depan yang lebih berkelanjutan dan kompetitif secara global.

Video Pilihan dari INFOBRAND TV
DISCLAIMER
Media INFO OPPORTUNITY tidak bertanggungjawab atas segala bentuk transaksi yang terjalin antara pembaca, pengiklan, dan perusahaan yang tertuang dalam website ini. Kami sarankan untuk bertanya atau konsultasi kepada para ahli sebelum memutuskan untuk melakukan Kerjasama bisnis.

Member of:

Supported By: