BRIN Perkuat Hilirisasi Riset Lewat Konsultasi PUMI dan PPBR untuk UMKM dan Startup

INFO OPPORTUNITY.ID-Badan Riset dan Inovasi Nasional (Badan Riset dan Inovasi Nasional/BRIN) terus memperkuat perannya dalam mendorong pemanfaatan riset dan inovasi untuk pengembangan usaha nasional. Melalui Direktorat Pemanfaatan Riset dan Inovasi pada Kementerian/Lembaga, Masyarakat, dan UMKM, BRIN memberikan layanan konsultasi kepada pelaku usaha sebagai upaya mendorong peningkatan daya saing UMKM dan perusahaan rintisan berbasis riset.

Dua program utama yang diperkenalkan dalam layanan tersebut adalah Pendampingan Usaha Mikro Berbasis Iptek (PUMI) dan Perusahaan Pemula Berbasis Riset (PPBR). Kedua program ini dirancang untuk membantu pelaku usaha mengatasi berbagai tantangan bisnis melalui penerapan teknologi dan inovasi hasil riset.

Direktur Pemanfaatan Riset dan Inovasi pada Kementerian/Lembaga, Masyarakat, dan UMKM, Driszal Fryantoni, menjelaskan bahwa layanan konsultasi ini merupakan bagian dari kontribusi BRIN dalam memperkuat struktur perekonomian nasional. Menurutnya, pemanfaatan iptek menjadi faktor penting agar pelaku usaha mampu meningkatkan nilai tambah produk dan layanan, sekaligus memperluas daya saing di pasar yang semakin kompetitif.

IBOS Expo 2026

Ia menambahkan, melalui program PUMI dan PPBR, BRIN mendorong UMKM dan startup agar dapat berkembang ke level yang lebih tinggi. Dukungan konsultasi diharapkan dapat mempercepat proses hilirisasi riset, sehingga inovasi yang dihasilkan peneliti dapat diadopsi dan dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat dan dunia usaha.

Dalam pelaksanaannya, BRIN menugaskan tenaga pendamping dari Program PUMI dan PPBR untuk memberikan konsultasi langsung kepada pelaku usaha. Layanan ini mencakup pembahasan strategi pengembangan bisnis, pemanfaatan teknologi, hingga potensi penerapan hasil riset yang relevan dengan kebutuhan usaha. BRIN juga menampilkan berbagai produk mitra binaan sebagai contoh penerapan riset dan inovasi yang telah berhasil diimplementasikan.

Konsultasi Program PPBR dimanfaatkan oleh perusahaan dari berbagai sektor usaha, antara lain jasa renovasi, teknologi informasi seperti Internet of Things (IoT), produk perawatan diri, hingga layanan ekonomi kreatif digital, termasuk pemasaran digital dan pengembangan situs web. Melalui diskusi tersebut, perusahaan pemula memperoleh gambaran mengenai peluang penguatan model bisnis berbasis riset.

IBOS Expo 2026

Sementara itu, pelaku UMKM banyak memanfaatkan Program PUMI untuk menggali solusi teknologi, khususnya dalam pengolahan dan pengemasan produk pangan. Sejumlah UMKM mendalami teknologi untuk memperpanjang masa simpan produk seperti seblak, keripik singkong, dan black garlic. Inovasi pengemasan juga menjadi topik konsultasi agar produk lebih tahan lama dan memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

Ketua Tim Fungsi UMKM BRIN, Aswin Firmansyah, menyampaikan bahwa program-program BRIN bagi masyarakat disusun sebagai respons atas berbagai kendala yang masih dihadapi UMKM, mulai dari persoalan produksi hingga tekanan terhadap penjualan.

Ia menambahkan, hasil konsultasi yang dilakukan akan menjadi bahan masukan dalam proses penjaringan peserta Program PUMI yang akan dibuka pada tahun ini. BRIN berharap pelaku UMKM yang telah mengikuti konsultasi memiliki komitmen untuk melanjutkan ke tahap pendampingan lanjutan, sehingga permasalahan usaha dapat ditangani secara lebih komprehensif dan berkelanjutan.

IBOS Expo 2026
Video Pilihan dari INFOBRAND TV
DISCLAIMER
Media INFO OPPORTUNITY tidak bertanggungjawab atas segala bentuk transaksi yang terjalin antara pembaca, pengiklan, dan perusahaan yang tertuang dalam website ini. Kami sarankan untuk bertanya atau konsultasi kepada para ahli sebelum memutuskan untuk melakukan Kerjasama bisnis.

Member of:

Supported By: