Astra Dorong UMKM di Banyuwangi Naik Kelas
FRANCHISEGLOBAL.COM-Astra melalui Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) menyelenggarakan program #UMKMSiapBeraksi. Program yang dikemas dalam bentuk kunjungan ini bertujuan untuk memperkenalkan UMKM binaan Astra kepada stakeholders.
Penyelenggaraan di wilayah Banyuwangi ini bukan hanya memperkenalkan bisnis UMKM yang dibina, tetapi juga menyampaikan berbagai progress hasil pembinaan dan target yang ingin dicapai UMKM ke depan, sehingga dapat menjadi acuan program kolaborasi yang dapat dijajaki, baik kolaborasi baru maupun kolaborasi lanjutan bersama stakeholders yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan #UMKMSiapBeraksi di Banyuwangi sendiri dihadiri oleh Ketua Pengurus YDBA Rahmat Samulo dan beberapa stakeholders, antara lain Sekretaris Kementerian Koperasi & UKM RI Arif Rahman Hakim, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kab. Tegal Nanin Oktaviantie, Direktur PT Nusa Tropical Indonesia (Nusa Fresh) Mohammad Iqbal dan Branch Manager PT Astra Otoparts Tbk Regional Jawa Timur Willy Christ Richard.
Rahmat Samulo mengatakan pihaknya terus mendorong UMKM binaan Astra untuk terus melakukan inovasi. "Harapannya UMKM dapat terus menunjukkan pencapaian lebih yang berbeda dari UMKM lainnya, sehingga mereka dapat terus berkembang, maju dan mandiri," ujar Rahmat, dikutip, Rabu (14/8/2024).
Terbukti, saat ini para petani buah naga berkolaborasi dengan PT Oreng Osing yang merupakan UMKM Kuliner binaan YDBA dalam menghasilkan produk olahan berupa selai buah naga. Begitupun UMKM Bengkel yang terus melakukan inovasi, baik dalam hal proses maupun pemasaran yang mengoptimalkan media sosial secara intens.
Sedangkan, Arif Rahman Hakim dalam kegiatan ini menekankan pentingnya para petani buah naga di Banyuwangi untuk terus meningkatkan produk olahan (hilirisasi) dan merapihkan organisasi Kelompok Tani (Poktan) hingga terbentuk koperasi. “Selain itu penting untuk berkoperasi karena dengan berkoperasi akan lebih mudah bagi anggotanya mengakses peralatan dengan harga lebih murah agar bisa mengolah produk dari buah naga”, ucap Arif.

